_
Home / Medan / Nolak Dijual ke Hidung Belang, Dianiaya Pacar
Ilustrasi

Nolak Dijual ke Hidung Belang, Dianiaya Pacar

MEDAN, WOL – Seorang wanita muda, Ayu (20) warga Simpang Barat, Kecamatan Medan Petisah, mendatangi Polsek Medan Baru guna melaporkan penganiayaan yang dilakukan pacarnya.

Wanita ini melaporkan Fery karena akan menjualnya kepada pria hidung belang. Karena  menolak, Ayu dianiaya Fery. Selain dianiaya, Ayu juga dicambuki pacarnya dengan alat yang terbuat dari karet.

Informasi  Rabu( 20/5) menyebutkan bahwa kejadian berawal ketika Ayu usai kencan dengan teman kencannya hendak pulang ke kostnya. Namun, saat melintas di depan Hotel Begawan, Jalan Gatot Subroto Medan, kekasihnya bernama Fery memanggilnya dan mengatakan, ada pria hidung belang yang butuh ‘pelayanan’. Namun Ayu tak menanggapinya.

“Semalam saya baru kencan dengan teman pria saya. Kami menginap di salah satu hotel di daerah Padang Bulan. Lalu dia menurunkan saya dari sepeda motor di Jalan Gatot Subroto, karena dia mau pulang ke Binjai. Saat saya mau balik ke kost-kosan, tiba-tiba dia (Fery) datang menghampiri saya dan dipanggilnya saya dengan kata-kata kasar. Karena dia suka main pukul, saya tak mau dan saya berlari tapi dikejarnya ,” aku Ayu.

Melihat Ayu kabur, Fery pun naik darah lalu mengejar wanita berdarah Aceh ini hingga mengundang perhatian warga yang melintas. “Dia bawa karet ban dalam, pisau cutter dan gir genggam. Saya menjerit minta tolong dan saya tak mau disiksanya seperti binatang,” jelasnya.

Melihat ada wanita dihajar seorang pria sambil menjerit-jerit minta tolong membuat warga sekitar berdatangan. “Tadi dipukulinya cewek itu, padahal sudah minta ampun. Saya pikir istrinya, tak tahunya cuma pacaran. Lalu ada polisi melintas, cewek itu langsung minta tolong kepada polisi. Cowoknya pun langsung ditangkap,” ujar Adi, warga sekitar.

Saat diperiksa polisi, Fery mengaku Ayu adalah istrinya yang sah. “Dia istri saya dan dia kabur dari rumah makanya saya cari-cari. Tadi saat ketemu, dia tak mau pulang makanya saya pukul. Kalau barang-barang itu bukan punya saya, tapi punya teman saya,” kilah Feri.

Mendengar penuturan Fery lantas polisi meminta buku nikah untuk membuktikan pengakuan Fery. Namun Fery hanya diam, tak bisa menunjukkannya. Awalnya Fery tidak ditahan. Namun setelah Ayu membuat laporan, Fery kemudian ditahan. Informasi yang diterima, Fery sebenarnya germo yang selama ini ‘menjajakan’ Ayu kepada pria hidung belang.

Terpisah, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronny Nicolas Sidabutar mengaku, Fery dan Ayu masih diperiksa. “Sekarang masih kita periksa. Nanti saya beritahukan perkembangan selanjutnya,” pungkas Ronny.(wol/data1)

Penulis: RIDIN
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Angka KDRT Tinggi, Pertamina Bangun Rumah Aman P2TP2A

MEDAN, Waspada.co.id – Pada tahun 2018, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mendokumentasikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.