Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Nama Siwaji Raja Masih Ada Dalam Dakwaan
WOL Photo
WOL Photo

Nama Siwaji Raja Masih Ada Dalam Dakwaan

MEDAN, WOL – Walaupun Siwaji Raja telah divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Medan dalam pengajuan, namun nama pengusaha batubara di Kota Jambi itu masih disebut dalam dakwaan.

Hal itu diketahui ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sindu Hutomo, membacakan isi dakwaan dalam sidang kasus penembakan yang menewaskan Indra Gunawan alias Kuna di ruang Cakra VII, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (15/8).

Menurut Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan itu, Siwaji Raja merupakan pemberi dana yang diberikan kepada terdakwa Darma SE.

“Darma SE sebagaimana dalam surat dakwaan bahwa, pada saat perencanaan pembunuhan dan dilakukannya eksekusi, berperan menerima pengiriman uang pembayaran bagi eksekutor,” kata Sindu usai membacakan dakwaan tiga terdakwa pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna yang dipimpin majelis hakim Wahyu Prasetyo Wibowo.

Tiga terdakwa tersebut yakni, Jo Hendal alias Zendal (41) warga Jalan Sukaraja Batubara Sumatera Utara berperan sebagai joki kereta, John Marwan Lubis alias Ucok (62) warga Jalan Sei Deli Medan, yang juga berperan menyimpan senjata api, dan Darma SE berperan menerima pengiriman uang pembayaran bagi eksekutor.

Pembacaan nota dakwaan dalam berkas terpisah itu berlangsung tertib. Bahkan, ketiga terdakwa tidak dikawal oleh pihak kepolisian saat digiring ke ruang tahanan sementara PN Medan.

Dakwaan JPU, terdakwa John Marwan Lubis alias Ucok disangkakan Pasal Undang Undang Darurat dan Pasal 221 KUHPidana dan terdakwa Jo Hendal alias Zendal disangkakan Pasal 340 dan 338 KUHPidana serta Darma SE disangkakan Pasal Pemanduan 340 dan 338 KUHPidana.

“Ancaman pidana terhadap eksekutor pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna 20 tahun penjara. Dalam perkara ini masih ada satu terdakwa lain yang terselip dan tidak terbawa,” ungkapnya.

Menurut Sindu, kasus ini masih ada kaitannya dengan Siwaji Raja yang merupakan perencana pembunuhan dan pembiayaan.

“Perencanaan awal terkait pembiayaan dan modus operandi adanya latar belakang konplik antara Siwaji Raja dan korban. Siwaji Raja berhubungan dengan terdakwa Darma SE untuk pembiayaan pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna,” ujarnya.

Sebelumnya, hakim mengabulkan praperadilan penetapan Siwaji Raja sebagai tersangka pembiayaan pembunuhan Indra Gunawan alias Kuna. Hasil pemeriksaan oleh kepolisian mengungkapkan Siwaji Raja menjanjikan uang Rp2,5 miliar untuk pembunuhan Kuna namun baru dibayar Rp50 juta.

Siwaji Raja diduga membayar tujuh orang untuk membunuh Kuna karena dendam pribadi dan komplotan pembunuh bayaran itu sudah dua kali berencana menghabisi Kuna. Pertama, dilakukan 5 April 2014 namun salah sasaran sehingga yang terjadi pemukulan terhadap anak buah Kuna bernama Wiria.(wol/lvz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Polisi Ciduk Jukir Saat Asyik Berganja

MEDAN, WOL – Sabar Siallagan (53) juru parkir warga Jalan Mongonsidi, Medan, diamankan personil Polsek ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.