Breaking News
Home / Medan / Melatih Keterampilan Sosial Anak Sejak Dini
WOL Photo/Eko
WOL Photo/Eko

Melatih Keterampilan Sosial Anak Sejak Dini

MEDAN, WOL – Dalam masa tumbuh kembang anak, terdapat lima hal yang penting dan harus selaras untuk diperhatikan para orang tua, yakni aspek fisik, kemampuan kognitif, kemampuan bahasa, emosi dan keterampilan sosial.

Keterampilan sosial menjadi sangat penting bagi anak-anak Indonesia karena dengan memiliki keterampilan sosial, anak mampu bekerjasama dengan orang lain di masa tumbuh kembangnya dan memiliki rasa percaya diri sehingga mampu menempatkan dirinya pada lingkungan yang tepat.

Keterampilan sosial ini memiliki kaitan erat dengan pemenuhan nutrisi yang tepat dan lengkap karena status nutrisi memiliki hubungan dengan perkembangan sosio-emosional anak dalam masa tumbuh kembang.

Anak yang yang terlengkapi nutrisinya akan menjadi anak yang sehat dan mampu beraktivitas dengan baik dan berpotensi untuk memiliki keterampilan sosial lebih baik dibandingkan anak yang nutrisinya tidak tercukupi.

Dr. Dian Permatasari, M Gizi SpKG, seorang dokter spesialis gizi klinik mengatakan bahwa nutrisi merupakan salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi tumbuh kembang anak.

“Dengan terpenuhinya nutrisi yang tepat dan lengkap, anak akan menjadi sehat, salah satu ciri anak yang sehat adalah mudah beradaptasi dengan lingkungan, yang merupakan salah satu wujud dari keterampilan sosial yang dimiliki anak tersebut,” tuturnya kepada Waspada Online, pada acara SGM Eksplor bertema “Jadikan Dunia Sahabatnya” di Atrium Plaza Medan Fair, Minggu (27/11).

Psikolog Anak, Anna Surti Ariani, menambahkan bahwa menjadi anak sehat merupakan landasan utama sehingga anak bisa memiliki keterampilan sosial yang baik.

“Dengan tubuh yang sehat akibat kecukupan nutrisi yang baik, ia menjadi anak yang lebih tahan menghadapi stres, dan lebih mampu meregulasi emosinya, lebih leluasa mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya dan menjadi anak yang supel di kemudian hari,”tambah Anna.

Oleh karena itu, penting bagi anak memiliki keterampilan sosial karena anak akan lebih mudah diterima oleh siapapun di lingkungannya, anak akan lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain, anak dapat mengasah berbagai keterampilan hidup yang lain.

“Serta membantu mengurangi kesulitan di sekolah dan tentunya membuat anak lebih semangat bersekolah, sehingga prestasinya lebih optimal dan secara keseluruhan anak mampu menikmati hidupnya dan merasa lebih bahagia,” pungkasnya. (wol/eko/data3)

 

Editor: Agus Utama

Check Also

WOL Photo/Ilham

Ribuan Umat Islam Usir Konjen AS dari Indonesia

MEDAN, WOL – Ribuan umat Islam Kota Medan yang tergabung dari puluhan elemen dan organisasi ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.