_
Home / Medan / Meherban Shah: MPI Tidak Buta dan Tidak Mati Rasa
WOL Photo

Meherban Shah: MPI Tidak Buta dan Tidak Mati Rasa

MEDAN, Waspada.co.id – Ribuan kader Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) dari seluruh Sumatera Utara merayakan HUT ke-11 di Graha MPI Jalan Alfalah Medan, Kamis (22/11).

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) MPI, Meherban Shah dalam arahannya menekankan kepada seluruh keluarga besar MPI agar netral menghadapi Pilpres dan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019. MPI, ujar Meherban Shah, dibesarkan bukan untuk orang-orang yang gila jabatan. Begitupun, lanjut Meherban, MPI tidak pernah membatasi anggotanya untuk terjun ke dunia politik.

“MPI tidak mau memblokir jalannya demokrasi dan kita tidak pernah membatasi hak anggota untuk berdemokrasi dan berpolitik. Silahkan kader mencalonkan diri sebagai caleg atau mendukung salah satu calon, tapi jangan membawa-bawa organisasi MPI,” ujar Meherban.

Menurut Meherban, MPI tidak buta dan tidak mati rasa. Organisasi yang dibangunnya ini tetap melihat dan merasakan bagaimana anggota legislatif mulai dari pusat hingga daerah, tidak memiliki kepedulian kepada kepentingan masyarakat.

“Namanya saja dewan perwakilan rakyat, tapi entah rakyat mana yang mereka wakilkan. Salah satu contoh kecil bisa kita lihat di depan mata kita. Bagaimana jalan-jalan di Kota Medan yang rusak,” ungkapnya.

Untuk itu MPI akan terus menyoroti dan mengkritisi pemerintahan yang tidak peduli dengan kepentingan masyarakat. MPI tetap pada tujuan awal organisasi yaitu mempertahankan Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
Tujuan itu akan terus diusung MPI, sehingga organisasi ini menjadi salah satu elemen pengawal ideologi negara dalam rangka mempertahankan NKRI.

“NKRI saat ini sudah terbingkai dengan amat baik oleh Pancasila. Jangan sampai kita terpecah belah. Saya tekankan bahwa kita harus saling menyayangi dan mengasihi. Apapun agama yang dianut oleh orangtua kita dan sekarang kita anut sudah baik. Jangan saling menyalahkan dan merasa paling baik serta benar,” tukasnya.

Sementara itu Kapolda Sumut yang diwakili Dir Binmas Kombes Pol Yusuf Hondawantri Naibaho, mengatakan Pancasila selain sebagai dasar negara juga merupakan sumber dari segala sumber hukum negara.

“Meski kita berbeda-beda baik suku maupun agama, namun kita bisa bersatu dalam bingkai NKRI. Inilah aset paling berharga bagi bangsa Indonesia yang harus tetap dipertahankan. Salah satu perekatnya adalah Pancasila. Saya yakin keluarga besar MPI berkeinginan untuk melahirkan generasi muda yang mengerti sejarah dan memiliki keinginan kuat untuk mempertahankan NKRI,” pungkasnya.(wol/gacok/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2.000 Warga Nababan Padati MICC Peringati HUT ke-63

MEDAN, Waspada.co.id – Diperkirakan 2.000-an warga Nababan dari seluruh Kota Medan memadati gedung MICC, Jalan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.