Home / Fokus Redaksi / Masyarakat Diimbau Jangan Percaya Info Hoax Soal Begal
Istimewa

Masyarakat Diimbau Jangan Percaya Info Hoax Soal Begal

MEDAN, Waspada.co.id – Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan informasi hoax tentang aksi begal.

Pasalnya, informasi soal maraknya begal di kawasan Sei Sikambing Medan dari hasil penyelidikan petugas, peristiwa yang terjadi sebenarnya adalah kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas).

“Menanggapi info yang viral di media tentang begal di Jalan Sunggal, Simpang Sei Sikambing ternyata adalah kejadian Laka Lantas sesuai dengan data serta hasil lidik laporan polisi nomor: LP/0201-233/VII/2018/ Lantas Sunggal tanggal 8 juli 2018 pelapor atas nama Edi Syahputra (orang tua korban, Diva Klaputra),” ujarnya, Senin (16/7).

Dijelaskan, kronologis kejadian, pada Minggu (8/7) sekira pukul 03.30 WIB tepatnya di Jalan Sunggal Simpang Sei Sikambing korban, Diva Klaputra, (15) pelajar asal Jalan Mistar, Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah mengendarai sepeda motor skuter metik bernomor polisi BK 2000 IVA.

Kemudian tanpa diketahui dari arah belakang melintas sepeda motor dan terjadi benturan pada roda depan sehingga korban dan temannya yang berada di boncengan terjatuh serta mengalami luka di rawat di RS Murni Teguh.

Pada hari yang sama, personel Unit Reskrim Polsek Sunggal yang mendapat informasi tersebut segera mendatangi korban ke rumah sakit. Petugas juga menemui orang tua korban dan memastikan kalau anak mereka memang menjadi korban Laka Lantas di Jalan Sunggal Simpang Sei Sikambing Medan. Sekitar 3 hari korban mendapatkan perawatan di rumah sakit akhirnya meninggal dunia.

“Petugas juga telah memintai keterangan teman korban, M Rizki dan Wahyu Rizki Fajar telah di BAP membenarkan kejadian Laka Lantas tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, info beredar via WhatsApp menyebutkan, begal kembali beraksi mulai pukul 22.30 WIB dengan modus gaya baru. Dalam postingan itu juga disebutkan, menurut warga sekitar Jalan Merak Sunggal begal beraksi 15 sampai 20 orang sambil merampas harta atau sepeda motor.

Dan mereka tidak segan membunuh korban. Kalau korban berhasil kabur dikejar. Lalu para begal meneriaki korban perampok.

Masih dalam postingan tersebut, diinformasikan kalau kemarin malam ada dua orang remaja usia 14 tahun seusai menonton bola membeli makanan di simpang Sei Sikambing. Saat melewati SPBU ke arah Sunggal begal beraksi merampas sepeda motor korban. Satu korban dibunuh dan seorang lagi sekarat.

Meski korban sempat melarikan diri tapi mereka diteriaki rampok oleh para begal. Korban yang meninggal akibat dibalok oleh begal. Padahal korban begal yang meninggal dunia merupakan anggota Remaja Masjid Al Ilham Jalan Mistar.

Postingan itu juga memuat, sekarang basis para begal Jalan Sunggal. Di wilayah Sungai Titi Bobrok juga agak rawan. Mereka sekalian menjambret kemudian lari ke arah sungai depan mie Aceh Titi Bobrok.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapolrestabes Keluarkan DPO Ketua Ormas Persekusi Ibu dan Anak

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus persekusi terhadap ibu dan anak yang dilakukan ketua ormas berinisial MP ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: