Home / Medan / Masalah Orderan Pakan Ternak, Sesama Ojol “Memanas” di Polsek Medan Baru
WOL Photo

Masalah Orderan Pakan Ternak, Sesama Ojol “Memanas” di Polsek Medan Baru

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan pengendara ojek online (ojol) ramai-ramai berkumpul di Mako Polsek Medan Baru Jalan Nibung Utama, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Senin (20/8) sore.

Informasi diperoleh Waspada Online di lapangan, dua kelompok ojol dengan mengendarai sepeda motor berkumpul di halaman polsek dan di sekitarnya, sehingga arus lalu lintas sedikit terganggu.

Keributan antar dua kelompok ini bermula dari salah satu pengendara Grab yang bernama Izmi, mendapatkan orderan untuk membeli pakan ternak.

“Aku dapat orederan bang, di situ pengorder meminta untuk membeli makanan babi. Rupanya yang dipesan tidak ada bang,” ujar Izmi kepada Waspada Online di dalam SPKT Polsek Medan Baru.

Menurutnya, karena pemesan tidak ada, Izmi pun menelepon kembali sang pengorder untuk membatalkannya.

” Kusuruh pengorder untuk membatalkan bang. Karena pesananya tidak ada. Tetapi sang pengorder itu dengan nada keras menyuruhku datang ke tempat dia untuk sama-sama membatalkan pesanan pakan ternak tersebut dari handphone masing-masing,” jelasnya.

Karena ingin kerja lagi dan mendapatkan orderan baru, Izmi bersama teman seprofesinya mendatangi pengorder di warung, tepatnya Jalan Sei Mencirim Medan. Sampai di lokasi yang dijanjikan, Izmi dan temanya langsung dihajar.

“Gak tau kami bang, marah-marah dia (sang pengorder) sama aku. langsung dicekek dan ditunjangnya aku,” tutur Izmi.

Beruntung nyawa Izmi cepat diselamatkan temannya, dan selanjutnya membuat laporan di SPKT Polsek Medan Baru.

Sementara itu, Yogi salah satu teman Izmi yang juga penarik ojol, datang bersama Eko Dewa yang juga masih penarik ojol ke warung Jalan Sei Mencirim.

“Sampai sana bukannya baik-baik langsung kami (Yogi dan Eko) dihajar pelaku,” ucap Yogi dengan kuping sebelah kirinya terluka.

“Di sana Eko Dewalah yang menderita babak belur, kini masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara. Bukan itu saja, Eko juga luka pada bagian bibirnya. Tanganya pun kena pukul pakai kayu balok,” ungkap Yogi.

Dalam kaitan itu Yogi juga membuat pengaduanya di polsek. Menduga yang memukul dirinya dan Eko serta Izmi adalah sesama penarik ojol.

“Grab juga, yakin aku yang memukul kami bang. Yakin kali aku bang, masa sesama ojol kaya gitu,” tandas Yogi dengan darah mengering di kupingnya.

Lantaran hal tersebut depan Mapolsek Medan Baru jadi memanas. Dikarenakan dua kubu panarik ojol ini mengepung mako.

“Mau lempar-lemparan tadi dek. Tengoklah ramai kali satu (kubu) di kanan satu (kubu) lagi di sebelah kiri. Orang mau lewat pun takut,” tutur seorang pedagang di sekitar Mapolsek Medan Baru.

Takut terjadi lebih fatal, Wakapolsek Medan Baru, AKP Sangkot Simaremare SH, bersama Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Muhammad Said Husen SIK SH, dan Kanit Intelkam serta Kanit Provost langsung memerintahkan kedua kelompok ojol bubar.

“Terkait kasus ini, penyidik masih memeriksa saksi dan korban,” pungkas Wakapolsek.(wol/gacok/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2 Spesialis Rampok Terkapar Usai Ditembak

MEDAN, Waspada.co.id – Tim Pegasus Polsek Medan Baru menangkap empat tersangka spesialis perampok dibekuk secara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: