_
Home / Medan / Mantan Pemain Timnas Diringkus Polisi, Kasus Dugaan Perampokan dan Perkosaan
WOL Photo/Lihavez SA

Mantan Pemain Timnas Diringkus Polisi, Kasus Dugaan Perampokan dan Perkosaan

MEDAN, WOL – Personil Pidana Umum (Pidum) Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus mantan pemain Timnas sepakbola berinisial AYL (31) warga Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas.

Dia ditangkap karena diduga melakukan perampokan, penganiayaan serta percobaan pemerkosaan terhadap seorang wanita, A (26) warga asal Sidikalang, Dairi yang kini berdomilisi di Kota Medan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda Prawira, Minggu (25/3), membenarkan adanya penangkapan terhadap mantan pemain Timnas sepakbola itu. Dijelaskan Kasat, dengan adanya laporan korban perampokan disertai penganiayaan dan percobaan pemerkosaan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

“Sabtu (17/3) pukul 15.00 WIB, Kanit Pidum dan anggota melakukan penyelidikan ke lokasi ditemukannya korban tak sadarkan diri di Jalan Seksama, Medan Kota, serta mengecek CCTV di lokasi. Keterangan sejumlah saksi di lokasi mengaku melihat mobil Toyota Avanza warna membuang korban yang dalam keadaan pingsan keluar dari mobil. Saksi-saksi selanjutnya membawa korban ke RS Bhayangkara guna mendapat perawatan medis,” ungkapnya.

Senin (19/3) pukul 14.00 WIB sambung Kasat, petugas kembali melakukan penyelidikan dan mencari petunjuk siapa pelaku perampokan tersebut. Alhasil, petugas mendapat informasi bahwa pelaku adalah AYL. Hal itu diperkuat dengan hasil chatting-an tersangka dengan korban.

“Dari informasi dan penyelidikan anggota kita di lapangan, AYL berprofesi sebagai pelatih bola di SSB BSD Pantai Rambung Marindal, Deliserdang. Jumat (23/3) sore anggota melakukan pengecekan ke lapangan BSD dan melihat tersangka sedang melatih sepakbola. Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap AYL. Selanjutnya dilakukan pengembangan ke rumah orangtua tersangka untuk mencari barang bukti lainnya,” ungkapnya.

Di rumah tersangka lanjut Putu, petugas menemukan mobil BK 1234 IS yang digunakan AYL merampok dan memperkosa korbannya. Petugas mengecek dalam mobil dan menemukan sepasang sepatu milik korban dan dua pakaian wanita yang belum diketahui siapa pemiliknya.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan intensif.

“Berdasarkan hasil interogasi, tersangka tak mengakui perbuatannya yang telah melakukan perampokan. Namun tersangka mengakui telah mengancam korban akan membawanya ke kantor polisi apabila tak mau melayani tersangka bersetubuh,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Personil Polrestabes dan ASN Terima Kenaikan Pangkat

MEDAN, Waspada.co.id – Personil jajaran Polrestabes Medan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) menerima korps kenaikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: