Home / Medan / Mantan Kapoltabes Medan Kritik Proses Penegakan Hukum RI
Istimewa

Mantan Kapoltabes Medan Kritik Proses Penegakan Hukum RI

MEDAN, WOL – Mantan Kapoltabes Kota Medan Jenderal Pol (Purn) Chairuddin Ismail mengkritik proses penegakan hukum di Indonesia yang sering mengabaikan etika dan norma dalam kurun waktu terakhir.

Ditemui pada acara Pelantikan Pengurus DPD Partai Hanura Sumut di Medan, Sabtu (16/1), Chairuddin mengungkapkan bahwa aparat penegak hukum seringkali hanya mengandalkan hukum dan melupakan etika sehingga banyak pihak yang melakukan tindakan yang melewati batas.

“Sekarang orang sering bicara nilai dan hukum, tetapi etika sebagai landasan utamanya dilupakan sehingga banyak orang tidak tahu diri. Untuk membatasi diri, ada etika,” cecarnya seraya menambahkan kebebasan berkembang saat ini mulai menimbulkan dampak yang kontraproduktif.

Chairuddin yang juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Kapolri pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid ini, mencontohkan perilaku pengabaian etika penegak hukum itu tercermin dari peristiwa penggeledahan di gedung DPR RI. Bahkan penggeledahan tersebut dilakukan dengan pengawalan personel polisi dengan senjata laras panjang.

Dengan dugaan kesalahan yang dilakukan beberapa anggota DPR RI, penggeledahan justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi wakil rakyat lain yang tidak bersalah. Aparat penegak hukum diharapkan tidak menjadikan alasan untuk mendapatkan bukti untuk membenarkan penggeledahan tersebut.

“Penyidik yang baik dan pintar bisa mendapatkan bukti meski tanpa menggeledah,” kata Chairuddin yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura.(wol/cza/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Merkuri Pada Tambang Emas Bahayakan Kesehatan

JAKARTA, Waspada.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali menegaskan penggunaan merkuri berbahaya bagi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: