_
Home / Fokus Redaksi / Manajemen Grab Diduga Gelapkan Bonus Pengendara
WOL Photo/Lihavez

Manajemen Grab Diduga Gelapkan Bonus Pengendara

MEDAN, WOL – Manajemen Grab yang berkantor di Komplek CBD, Kecamatan Medan Polonia, diduga melakukan tindak pidana penggelapan. Pasalnya, hingga kini pemberian bonus seperti dana insentif dan promo tak juga diberikan kepada pengendara.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, Rabu (21/3), mengungkapkan kepada pengendara online yang mengaku dirugikan manajemen Grab mengenai bonus yang dijanjikan dapat melaporkan kasusnya langsung ke Polrestabes Medan.

“Saya akan lidik kalau memang bonus rekan-rekan yang seharusnya diberikan digelapkan manajemen Grab,” ungkapnya.

Dadang berjanji akan menyelesaikan semua masalah yang terjadi di dalam manajemen Grab. Lebih lanjut dikatakan Kapolrestabes Medan, apabila dalam ditemukan tindak pidana maka akan diproses sesuai hukum.

“Kawan-kawan takut. Hari ini sudah sepakat ada 704 pengendara Grab yang akan diberikan bonus. Nah sisanya akan diselesaikan secepatnya. Akan saya tindak sesuai hukum kalau terjadi penggelepan,” ungkapnya.

Sementara itu, menurut salah seorang pengendara ojek online, Dedi Syahputra, mengatakan manajemen Grab telah melanggar ketentuan atas dana insentif dan promo. Pasalnya, sudah hampir seminggu dana itu tak kunjung dicairkan.

“Grab penipu. Uang kami selama bekerja hampir seminggu tak kunjung diberikan,” ungkapnya yang mengaku sudah dua bulan menjadi pengendara Grab.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

“Ada Dugaan Permainan Uang Pemprovsu Hilang di Parkiran Rp1,6 M”

MEDAN, Waspada.co.id – Hilangnya uang senilai Rp1,6 miliar dalam mobil yang parkir di Pelataran Kantor ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.