_
Home / Medan / Mahasiswi Nyambi PSK Tarif Rp2 Juta Dikirim ke Parawarsa
WOL Photo

Mahasiswi Nyambi PSK Tarif Rp2 Juta Dikirim ke Parawarsa

MEDAN, WOL – Pihak Penyidik Subdit IV/Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, mengirim pekerja seks komersial (PSK) yang dua diantaranya berstatus Mahasiswi, ke Parawarsa, Berastagi. Hal ini dikatakan Kepala Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu, Kamis (30/7).

Dikatakan Faisal, pengiriman dilakukan untuk meenjamin sidang dapat berlangsung lancar, sehingga tersangka dapat dijatuhkan hukuman sesuai perbuatannya.

“Sering tersangka kasus seperti ini, bebas demi hukum karena saksi dan korban tidak dapat dihadirkan. Oleh karena itu, kita tidak ingin seperti itu lagi. Makanya kita buat terobosan,” ungkap Faisal singkat.

Selain itu, dikatakan mantan Kepala Satuan Intelkam Polresta Medan itu, kalau hal ini dilakukan agar ada efek jera bagi para PSK, meski dalam hukum berstatus saksi dan korban. Setelah sidang selesai, Faisal memyebut jika pihaknya akan memulangkan kelima PSK itu. Namun, Faisal menyebutkan belum mengetahui jadwal pasti untuk pemulangan kelima PSK tersebut.

“Kita juga sudah sampaikan bahwa wanita yang kita kirim ke sana itu, masih dalam pengawasan. Oleh karena itu, keluarga masing-masing wanita itu akan minta izin kita untuk berkunjung,” sambung Faisal.

Lebih lanjut, Faisal juga mengaku jika pihaknya akan memeriksa 10 wanita yang diduga juga sebagai PSK yang biasanya dijual tersanga Bona Sinaga. Disebut Faisal, pemeriksaan itu untuk mengembangkan kasus itu. Saat ini, dikatakan Faisal jika pihaknya sedang menyiapkan panggilan terhadap 10 orang wanita yang didapati pihaknya juga kerap dipasarkan oleh tersangka Bona Sinaga alias Yasmin via BBM.

Disinggung lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat penjualan manusia, khususnya wanita sebagai pengjibur, Faisal mengaku sudah memetakan. Namun, Faisal mengaku tidak dapat menyampaikan, untuk keberhasilan penyelidikan pihaknya. Namun, Faisal tidak menampik kalau hotel mewah dan tempat hiburan malam di kota Medan, masuk dalam pemetaan itu.

“Sebenarnya ada 15 cewek yang biasa saya jual. Semuanya, hanya foto  yang ada di handphone saya itu. Itulah foto mereka,” ujar tersangka Bona Sinaga alias Yasmine saat diintrogasi polisi.

Sebelumnya, Subdit IV/Renakta Polda Sumut meringkus Bona Sinaga alias Yasmine dari hotel Asean, Jalan Adam Malik, Selasa (28/7). Penangkapan itu dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan, hingga bertransaksi via BBM dengan tersangka. Bersamaan dengan pria kemayu itu, polisi turut memboyong 5 orang wanita yang hendak dijual tersangka pada polisi yang menyamar. Begitu juga dengan barang bukti termasuk uang tunai Rp2,6 juta hasil transaksi penjualan manusia, ikut diamankan polisi.

Diketahui, kelima wanita itu berinisial SS (20) warga Jalan Panglima Denai yang masih berstatus Mahasiswi, AH Br Purba (21) warga Pekanbaru yang kini tinggal di Jalan Ayahanda Gang Turi, PMS (22) warga Binjai yang kini tinggal di di Jalan Ayahanda dan sedang hamil 4 bulan, MA (22) dan MSD (22) warga Jalan Ayahanda.

Menurut salah seorang PSK, inisial SS, dia terjun menjadi PSK untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. “Ayah dan ibuku bercerai 3 tahun lalu. Aku anak tunggal mereka. Sekarang, mereka masing-masing sudah menikah lagi. Makanya aku memilih menjadi PSK, untuk memenuhi kebutuhan hidupku dan juga untuk biaya kuliah,” ungkap SS. (wol/roy)

Editor: HARLES SILITONGA

Check Also

Femina dan Facebook Bersinergi Dorong Wirausaha Kembangkan Pemasaran Digital

MEDAN, Waspada.co.id – Perkembangan dan penggunaan dunia digital seperti sosial media di Indonesia semakin tinggi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.