_
Home / Medan / Mahasiswa Tunggu Janji DPRD Sumut
WOL Photo/Iam

Mahasiswa Tunggu Janji DPRD Sumut

MEDAN, WOL – Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut) akan berjanji menindaklanjuti tuntutan mahasiswa yang melangsungkan demo, kemarin.

Pasalnya dalam aksinya mahasiswa meminta agar segera mengusut kampus yang telah mencederai demokrasi di dunia pendidikan. Demikian hal itu disampaikan dalam keterangan pers yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang tergabung dari berbagai kampus di Kota Medan, di Kenduri Kopi, Jalan Muktar Bashir, Kamis (2/11) malam.

“Anggota DPRD Sumut akan menindak lanjuti tuntutan kita dalam waktu seminggu,” ungkap Arif didampingi pengurus BEM Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Fachry Zendrato.

Selain itu, Fachry Zendrato, mengungkapkan sangat menyayangkan atas keputusan kampus yang tidak demokratis dalam kasusnya diketahui menutup serta menyegel ruang BEM Fakultas Teknik yang dilakukan pihak UMSU.

“Hanya karena sarang telur dibakar, BEM disegel. saat itu teman kita bernama Muhammad Teguh membakar sarang telur bertujuan mengusir nyamuk bukan yang lain-lain, tapi kami difitnah serta  dituduh dengan tidak masuk akal katanya ingin membakar kampus. Atas kejadian itu teman kami Teguh dipanggil untuk menghadap, dan diberi sanksi penghapusan mata kuliah,” ungkapnya.

Sementara itu, lanjut dikatakan Fachry, menurutnya itu adalah hal yang lumrah dilakukan untuk mengusir nyamuk. Kendati melihat kejadian tersebut, sangat merasakan keberatan dengan keputusan secara sepihak oleh kampus terlebih lagi dirinya juga mendapatkan sanksi penghapusan mata kuliah selama empat semester.

“Saya juga mendapat sanksi penghapusan mata kuliah selama empat semester dengan dalil telah memprovokasi. Kami merasa keberatan keputusan secara sepihak ini dan juga pihak kampus membawa-bawa aparat ke dalam kampus, karena hal itukan biasa dilakukan untuk mengusir nyamuk,” ucapnya.

Perlu untuk diketahui, pada berita sebelumnya, adapun mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa kemarin, yakni gabungan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Institut Teknologi Medan (ITM).

Dalam orasinya, mahasiswa meminta kepada DPRD Sumut untuk menyelenggarakan mediasi berupa Rapat Dengar Pendapat (RDP) antar mahasiswa dengan para rektor se Kota Medan. Pasalnya mahasiswa menilai terkait peristiwa yang terjadi di berbagai kampus beberapa waktu lalu, telah mencederai demokrasi di dunia pendidikan.(wol/iam/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

74 Tahun, PLN Sumut Sudah Melistriki 5.992 Desa

MEDAN, Waspada.co.id – Kurun waktu 74 tahun Indonesia merdeka, PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.