_
Home / Fokus Redaksi / Mabes Polri Siaga 1, Poldasu Siaga Antisipasi People Power
WOL Photo

Mabes Polri Siaga 1, Poldasu Siaga Antisipasi People Power

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menyiagakan personil mengantisipasi aksi people power, Rabu (22/5).

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja kepada Waspada Online, Selasa (21/5) sore.

“Kondisi di Sumut masih terpantau kondusif. Namun, kita tetap siaga mengantisipasi aksi people power,” ungkapnya.

Tatan juga mengajak tokoh masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar aturan tetapi menenangkan menjadi penyejuk di lingkungannya masing-masing.

“Penyampaian pendapat dalam kegiatan pemilu juga telah dilakukan dengan berpedoman kepada Undang Undang Nomor 9 Tahun 1998, yaitu untuk rasa diperbolehkan dan tentu harus mematuhi sebagaimana pasal 6 harus menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

“Ini adalah pedoman untuk melaksanakan unjuk rasa. Di luar hal tersebut tentu harus kita lakukan upaya-upaya penertiban dan himbauan sehingga tidak mengganggu keamanan dan ketertiban,” tutur Tatan.

Diketahui, dalam penetapan pemilu akan diwarnai aksi demo besar-besaran di Jakarta termasuk daerah-daerah lainnya.

Menanggapi hal tersebut Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, juga menambahkan bahwa Polda Sumatera Utara menyiagakan sekitar 1.302 personil pada tanggal 22 Mei 2019 besok.

“Untuk pengamanan pengumuman hasil pemilu tanggal 22 Mei besok, sekitar 1.302 personil dari kepolisian dikerahkan,” ujar MP Nainggolan.

Dikatakan, untuk pengamanan sendiri, personil terfokus di beberapa titik wilayah yang dianggap rawan, serta kantor Bawaslu dan KPU Sumut, selaku penyelenggara serta pengawas pemilu.

“Sesuai dengan arahan atasan, nantinya personil yang melakukan pengamanan untuk tanggal 22 Mei, akan menggunakan tangan kosong atau tidak memakai senjata,” tukasnya.

Sementara itu, Mabes Polri mengeluarkan surat edaran yang memberlakukan status siaga 1 untuk seluruh jajaran polda se-Indonesia. Surat edaran tersebut ditandatangani Asops Kapolri, Irjen Pol Martuani Sormin.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan status tersebut berlaku dari 21 hingga 25 Mei. Status tersebut terkait penetapan dan pengumuman hasil Pemilu 2019.

“Betul, mulai berlaku hari ini,” tegas Dedi lewat keterangan tertulisnya, Selasa (21/5).

Dalam surat edaran tersebut, Kapolri Jenderal Tito Karnavian meminta seluruh polda, khususnya Polda Metro Jaya, fokus dalam pengamanan pengumuman Pilpres 2019.

Sebelumnya, Tito menyebutkan sejumlah 40 ribu anggota Brimob disiagakan di Jakarta. Langkah itu diambil untuk mengantisipasi segala bentuk kericuhan.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Poldasu Diminta Hentikan Judi di Sibolangit

SIBOLANGIT, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara diminta menghentikan perjudian skala besar di Desa Bandar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.