_
Home / Fokus Redaksi / Mabes Polri Bantu Warga Kurang Mampu di Kelurahan Aur
WOL Photo

Mabes Polri Bantu Warga Kurang Mampu di Kelurahan Aur

MEDAN, Waspada.co.id – Mabes Polri dan Polda Sumut menggelar kegiatan kemanusiaan berupa bakti sosial, kesehatan gratis, dan bantuan sembako di pemukiman warga di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Rabu (27/3).

“Kebetulan kita (Polri) punya agenda untuk melokasikan bantuan kepada warga masyarakat yang betul-betul memerlukan bantuan,” kata Kakor Binmas Polri Irjen Pol Widiyarso Herry Wibowo.

Dalam kegiatan ini, Polri memproritaskan kepada warga yang sedang sakit, orang tua yang tinggal sendiri, dan kurang mampu. Tim Satgas Nusantara melakukan serentak di 32 provinsi di Indonesia.

“Yang tidak hadir kita telah mendapatkan data dari kelurahan jadi kita beri bantuan ke rumah-rumah. Ini bergerak di seluruh Indonesia ada tim ke Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Kebetulan saya di wilayah Sumatera menyalurkan bantuan. Ini tidak ada kaitannya denfan apapun. Ini kegiatan murni dari Polri yang juga kebetuan di bulan maret ini ada bulan bakti dari pihak kepolisian,” ucap Herry.

Untuk di Sumut sendiri, ada dua lokasi pemukiman yang akan dilakukan kegiatan kemanuasian ini. “Jadi kita mendapatkan masukan dari wilayah. Jadi wilayah mana yang benar-benar memerlukan bantuan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Herry menyampaikan kalau tujuan ini agar Polri semakin dekat dengan warga yang ada di penjuru Indonesia.

Disebutkannya, Bhabinkamtibmas merupakan tulang punggung dari Kepolisian Republik Indonesia. Masih dia, para Bhabinkamtibmas salah satu pilar yang ada di masyarakat.

“Empat pilar itu yakni pertama Bhabinkamtibmas, Babinsa, bintara bulpaket dari intelejen, tim formal leader (tokoh masyarakat, tokoh agama). Ke empat pilar ini tentunya menjadi tulang punggung di Indonesia. Pada dasarnya untuk mendinginkan suasana apalagi sekarang mendekati Pileg dan Pilpres,” terang dia.

Herry mengatakan, Polri sendiri dibantu dengan TNI siap mengamankan warga menggunakan haknya untuk memilih pemimpin yang dianggap baik.

“Pada tanggal 17 April 2019 nanti, itu pertama kali pesta demokrasi diselenggarakan serentak. Tentunya kita telah menyiapkan beberapa alternatif apabila terjadi sesuatu. Namun saya mohon kepada warga khususnya disini, tidak perlu khawatir karena tanggal 17 April nanti Polri dan TNI siap mengamankan ketika warga diseluruh Indoneaia menggunakan hak azasinya untuk memilih pemimpin yang dianggap paling baik,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

PAN Belum Tetapkan Waktu Rakernas

  JAKARTA – Partai Amanat Nasional (PAN) tidak mau buru-buru menentukan arah politiknya pasca-Pilpres 2019. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.