Home / Medan / M Zikri Asmara Pilih Partai Berkarya Karena Rindu Era Soeharto
M Zikri Asmara. (WOL Photo)

M Zikri Asmara Pilih Partai Berkarya Karena Rindu Era Soeharto

MEDAN, Waspada.co.id – Kontes pemilihan legislatif (Pileg) tahun depan menarik banyak minat politisi khususnya kawula muda. Di mana pada periode ini (2014-2019), sejumlah politisi muda berhasil merebut simpati masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing, untuk menduduki jatah kursi di DPRD Medan.

Ada beberapa politisi muda yang terbilang sukses. Sebut saja Ihwan Ritonga (Gerindra), Ibnu Ubayddilla (PBB), Irsal Fikri (PPP), dan Adlin Umar Yusri Tambunan (Golkar). Keempat politisi ini dipastikan bakal maju kembali pada Pileg 2019.

Semangat politisi muda inilah yang mendorong M Zikri Asmara untuk maju mengikuti kontes Pileg 2019 mendatang. Katanya, awal ketertarikan terjun ke dunia politik lantaran sudah terbiasa dengan dunia politik. Baik di bangku perkuliahan hingga organisasi internal dan eksternal kampus.

“Dengan pengalaman yang cukup, saya pikir sudah saatnyalah untuk terjun langsung ke dunia politik dengan bergabung ke parpol. Tidak lagi untuk coba-coba,” ungkapnya kepada Waspada Online, Jumat (27/7).

Dengan berbekal restu kedua orantuanya yang memiliki latar belakang akademisi dan birokrat, memantapkan langkah Zikri untuk bergabung ke Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra (anak bungsu Soeharto, red). Di samping partai ini terbilang pemain baru, partai ini lebih mengutamakan kepentingan rakyat banyak, seperti era Presiden Soeharto.

“Saya seseorang yang rindu akan sosok Pak Harto. Kita tahu sendiri, di era-nya Bapak Pembangunan itu, masyarakat tidak sulit mencari nafkah. Segala harga kebutuhan pokok terjangkau dan masih lagi nilai plus lainnya. Mudah-mudahan dari partai ini (Partai Berkarya, red), kami para bakal calon legislatif (bacaleg) dapat mewujudkan kejayaan itu kembali,” harapnya.

M Zikri Asmara yang maju dari Dapil IV meliputi Kecamatan Medan Denai, Medan Amplas, Medan Kota dan Medan Area ini berjanji, jika masyarakat mengamanahkan ‘suara’ mereka padanya, dirinya siap menjadi barisan terdepan dalam memperjuangkan kesejahteraan warga soal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

“Kalau garis tangan berkata lain, saya akan meneruskan jejak orang tua yang terjun ke dunia pendidikan (dosen, red) bang. Sekaligus mengurus usaha kuliner kecil-kecilan yang sedang saya rintis,” ungkap pria yang kini tengah proses Tesis Magister Komunikasi USU ini.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kemenkum HAM Diminta Undangkan Revisi PKPU Soal Larangan Eks Koruptor Nyaleg

JAKARTA, Waspada.co.id – Kementerian Hukum dan HAM diminta untuk segera mengundangkan revisi Peraturan Komisi Pemilihan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: