_
Home / Fokus Redaksi / Lukisan Becak 3D di Jalan Hindu Tinggal Kenangan
Lukisan mural karya Ernest Zaharevis yang berada di Jalan Perdana, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, sebelum dirusak (kiri/nonikhairani) dan sesudah dirusak (WOL Photo/Ega Ibra)

Lukisan Becak 3D di Jalan Hindu Tinggal Kenangan

MEDAN, WOL – Lukisan mural karya Ernest Zaharevis yang berada di Jalan Perdana, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, kini tinggal kenangan. Pasalnya lukisan yang menggambarkan anak-anak lengkap dengan becak yang dipajangkan di dinding gedung tua peninggalan Belanda telah rusak oleh tangan-tangan yang tidak bertanggungjawab.

Pantauan Waspada Online di lapangan, Rabu (7/3) terlihat warna lukisan becak yang sebelumnya cerah kini kondisinya sangat buram. Bahkan beberapa tekstur gambar sudah ada yang hilang. Ironinya lagi, bak becak yang merupakan nyawa dari lukisan karya pelukis dunia itu juga hilang dicuri oleh orang tak dikenal.

Menurut salah seorang warga sekitar, Hamidi Lubis, mengungkapkan rusaknya lukisan itu diketahui sejah empat hari yang lalu. Namun dirinya tidak mengetahui persisnya kerusakan gambar tersebut. “Sudah empat hari lukisan becak itu rusak. Untuk penyebabnya saya kurang begitu mengetahuinya,” ungkapnya.

Selain warna lukisan yang telah rusak, sambung Hamidi, bak becak yang sengaja dipanjang juga turut dicuri. “Ya itu, bak becaknya yang berfungsi untuk masyarakat nantinya berfoto juga hilang dicuri,” ujarnya lukisan becak digambar sejak setahun yang lalu.

Disinggung mengenai apakah selama ini lukisan dilakukan penjagaan, pria paruh baya itu, mengaku tidak ada dilakukan penjagaan dan dibiarkan begitu saja. “Siapa yang mau menjaga?. Enggak ada saya lihat ada yang menjaga baik pihak Kelurahan maupun Kepling. Ya tau lah saya warga sini juga kok,” akunya Hamidi sembari menyayangkan rusaknya lukisan tersebut.

Sementera itu, Amri yang juga warga sekitar, menjelaskan sejak adanya lukisan becak hasil karya orang luar negeri itu banyak masyarakat khususnya pengendara maupun pengemudi yang melintas sengaja berhenti untuk mengabadikan lukisan dengan berfoto.

“Pas lukisan selesai dikerjakan banyak pengendara maupun pengemudi yang berfoto di sini. Tapi, kini masyarakat enggan berfoto karena lukisan telah rusak,” kesalnya.

Diketahui, Ernest Zacharevic yang lama menetap di Malaysia, Penang, didatangkan secara khusus ke Medan untuk melakukan pekerjaan seni dengan menggambar becak tiga dimensi pada tahun 2017.

Dalam seni menggambar, Ernest menggunakan teknik mural merupakan gaya melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

The Reiz Condo Terbakar, Pekerja Berhamburan Selamatkan Diri

MEDAN, Waspada.co id – The Raiz Condo yang terletak di Jalan Tembakau Deli, Kecamatan Medan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.