Home / Medan / Kurir Ganja Ini Pura-pura Gila Saat Ditangkap Polisi
WOL Photo/Lihavez SA

Kurir Ganja Ini Pura-pura Gila Saat Ditangkap Polisi

MEDAN, WOL – Zainuddin (57), warga Jalan Blang Cut Baroh Desa Blang Cut Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, yang merupakan kurir ganja sebanyak 49 kilogram, berpura-pura gila saat ditangkap polisi.

Sehingga, tersangka terpaksa ditembak personel Reskrim Polsek Percut Seituan di bagian kaki kirinya karena melakukan perlawanan.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, mengatakan jika Zainuddin pura-pura gila saat ditangkap. Dijelaskan Kapolsek, saat anggotanya menggerebek rumah tersangka berinisial I, yang berstatus DPO di Jalan Kelambir V Gang Ridho, tersangka berpura-pura gila. Sedangkan pemilik rumah, I berhasil kabur.

“ZBI saat itu berpura-pura gila, dan ia menunjukkan surat merah/sakit dari puskesmas. Namun tersangka justru melawan dan memukul seorang anggota Reskrim dengan brutal, sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun ZBI tak mengindahkan peringatan petugas, sehingga petugas kita melumpuhkannya dengan menembak kaki kiri tersangka,” sebutnya, Minggu (2/7).

Setelah itu sambung Pardamean, petugas mengecek surat merah/sakit itu. Ternyata surat itu bukannya dikeluarkan dari rumah sakit jiwa, melainkan dari Puskesmas. Saat diinterogasi, ZBI mengakui berpura-pura gila untuk mengelabui petugas. Selanjutnya tersangka diboyong ke RS Bhayangkara Medan guna mengeluarkan proyektil yang bersarang di kakinya, dan selanjutnya diboyong ke Mako.

“Saat diinterogasi, tersangka ZBI mengaku disuruh J, warga Banda Aceh untuk mengantarkan 49 kg ganja tersebut kepada I di Medan, dengan mengendarai mobil Avanza warna hitam yang dirental. Selain ZBI, ia bersama 4 rekannya yang lain mengendarai mobil Avanza warna putih dengan misi yang sama menuju Medan. Namun di Jalan Medan-Binjai, rekannya ditangkap, sedangkan ZBI berhasil meloloskan diri,” terangnya.

Lanjut Kapolsek, usai mengantarkan 49 kg ganja ke rumah I, ZBI kembali lagi ke Aceh guna mengantar mobil rental itu. Sekaligus tersangka berlebaran bersama keluarganya, sebab pengakuan ZBI upah mengantar ganja sebesar Rp2 juta itu belum diserahkan I kepadanya.

“Usai bersebaran, ZBI kembali lagi ke rumah I guna mengambil upah pengiriman barang. Dan saat itu petugas kita melakukan penggerebekan. I merupakan pemasok/agen ganja ke Kota Medan, dan kini masih dalam pengejaran kita. Sedangkan abang kandung dari I sebelumnya pernah ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan karena mengedarkan narkoba,” pungkasnya.

Sementara itu, ZBI ketika diwawancarai, mengaku sudah 4 kali ditangkap polisi karena menjadi kurir narkoba. Namun tersangka tidak ditahan, melainkan dilepaskan polisi. (wol/lvz)

Editor: Agus Utama

Check Also

Oknum Kepling Terjaring OTT Terancam 15 Tahun Penjara

MEDAN, Waspada.co.id – Oknum Kepala Lingkungan di Kelurahan Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor, berinisial K ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: