_
Home / Medan / KPU Sumut dan Medan Laporkan Penyebar Hoax
Ilustrasi

KPU Sumut dan Medan Laporkan Penyebar Hoax

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut) dan KPU Medan secara resmi melaporkan video hoax surat suara tercoblos 01 ke Polda Sumut, Minggu (3/3).

Laporan ini dilayangkan, karena video tersebut dianggap dapat memprovokasi dan menjelekkan nama baik KPU sebagai penyelenggara Pemilu.

Komisioner Divisi Advokasi dan Hukum KPU Sumut, Ira Wartati, menjelaskan peristiwa ini merupakan hoax pertama yang menyerang KPU Sumut dan Kota Medan. Pelaporan yang dilakukan kepolisi ialah sebagai bentuk pembelajaran kepada masyarakat agar tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Laporan kita adalah dugaan pencemaran nama baik. Karena dalam video itu kita merasa KPU Sumut telah diciderai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya kepada wartawan, usai membuat laporan.

Ira menerangkan, informasi soal video itu pertama kali diketahui pada Sabtu (2/3) malam. Sehingga, pihaknya merasa perlu untuk membuat laporan, karena menurutnya jika dibiarkan, video itu akan semakin melebar dan memberikan persepsi publik.

“Itu bisa membahayakan KPU sebagai penyelenggara. Harapan kita masyarakat melakukan kroscek terlebih dahulu, sebelum menyebarkan informasi. Kita pastikan video itu hoax,” tegasnya.

Sementara itu Ketua KPU Medan Agussyah Damanik, menganggap video ini adalah fitnah. Seperti Ira, ia juga mengatakan ini juga merupakan kali pertama KPU Medan diserang hoax.

Ia menuturkan, KPU Medan cukup kaget saat mendapat informasi itu. Akan tetapi, Agus menyatakan mereka masih menyerahkan sepenuhnya kepada kepolisian agar kasus itu diproses secara profesional.

“Kita melaporkan karena salah satu akun menyebut kejadian itu di KPU Medan. Kini kita berharap kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Semoga pelakunya cepat terungkap,” harapnya.

Yang lebih aneh, kata Agus, dalam postingan itu KPU dituduh sudah mencoblos surat suara Pilpres. Padahal surat suara untuk Capres belum tiba di Kota Medan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya warga Kota Medan agar tidak mudah terpengaruh dengan informasi bohong dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar. Mari sama-sama kita jaga kondusifitas kota kita ini dengan bersama-sama kita berpikiran positif,” tandasnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja yang dikonfirmasi menegaskan akan menyelidiki kasus serangan hoax ke penyelenggara Pemilu.

“Akan kita tindaklanjuti laporannya. Kita akan bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap siapa pelaku penyebar hoax,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

6 Calon DPD RI Sumut Bersaing Ketat Rebut 4 Kursi Menuju Senayan

MEDAN, Waspada.co.id – Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 tingkat provinsi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.