Home / Medan / Kombes Rina: Pilot Helikopter Angkut Pengantin Bukan Personil Poldasu
WOL Photo

Kombes Rina: Pilot Helikopter Angkut Pengantin Bukan Personil Poldasu

MEDAN, WOL – Iptu Toga pilot helikopter yang mengangkut pasang pengantin, Fihzan Widyatama Ginting, dan Sartika Ayuningsih Sipahutar, asal Kota Siantar bukan personil Polda Sumut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Minggu (4/3), mengatakan Iptu Togu bukan anggota Polda Sumut melainkan personil Baharkam Mabes Polri.

“Iptu Togu hanya BKO membawa Helikopter yang menjadi kendaraan Dinas Polda Sumut. Dia merupakan anggota Baharkam Mabes Polri,” katanya.

Dijelaskan Baharkam Polri bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.

“Memang yang bertugas membawa kendaraan dinas seperti helikopter merupakan anggota Baharkam Mabes Polri. Sebab memiliki Satuan Direktorat Polisi Udara Baharkam Mabes Polri,” jelas Kabid Humas.

Disinggung mengenai adanya kelalaian pilot yang membawa pengantin menggunakan helikopter Polda Sumut, Rina mengaku tim gabungan dari Propam Polda Sumut dan Mabes Polri masih melakukan penyelidikan.

Diketahui sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, angkat bicara terkait dugaan dipakainya helikopter dinas Polda Sumut dalam acara resepsi pernikahan antara dr Fihzan Satria Widayatama Ginting dengan dr Sartika Ayuningsih Sipahutar yang dihelat di Siantar, Minggu (25/2) lalu.

Paulus mengungkapkan sesungguhnya fakta menunjukkan heli dipakai dalam resepsi pernikahan tersebut, memang memiliki indikasi yang kuat. Namun begiru, pihaknya memang belum melakukan langkah-langkah lebih lanjut, serta pemeriksaan-pemeriksaan para pihak terkait.

“Jadi laporannya bahwa hari Minggu sekitar jam 10 an lebih, itu ada heli yang digunakan di Siantar dalam rangka membantu proses pernikahan itu. Tentang prosedur, saya harus katakan di sini bahwa itu adalah un prosedur. Artinya tidak sesuai dengan prosedur. Hingga pertanggungjawabannya nanti akan kita minta kepada personal yang mengawaki sarana kepolisian itu,” ungkapnya, Jumat (2/3) kemarin.

Jenderal bintang dua tersebut menuturkan, heli ini statusnya BKO. Untuk itu, mereka akan melapor kemudian menyerahkan sekaligus kepada ankumnya di Mabes Polri.

“Namun, jika ada perintah atau petunjuk lebih untuk kami lakukan penyelidikan dan pendalaman, kami akan segera melakukannya,” pungkasnya. (wol/lvz/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

Kapoldasu Bangun Masjid Jami Fastabiqul dan Tatap Muka Bersama Nelayan

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, melakukan peletakan batu pertama Masjid Jami ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: