Home / Medan / Kok Bisa Kecamatan Terbaik di Medan Banjir?
WOL Photo

Kok Bisa Kecamatan Terbaik di Medan Banjir?

MEDAN, Waspada.co.id – Kecamatan Medan Labuhan merupakan kecamatan terbaik di Kota Medan. Mirisnya, beberapa kawasan di kecamatan ini malah tergenang usai diguyur hujan. Contohnya di Perumahan Komplek BTN Martubung, Lingkungan XI, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan. Hingga kini, Jumat (12/10), kawasan itu masih tergenang air. Akibatnya, aktifitas warga nyaris lumpuh.

“Kek ginilah keadaan kami tak pernah diperhatikan kecamatan. Padahal kondisi banjir ini jika dibiarkan bisa menimbulkan penyakit,’’ ujar Amirudin, warga Martubung.

Kekhawatiran pria anak tiga ini mewakili kekhawatiran warga lainnya yang juga mengalami banjir. Pasalnya, akibat air yang tak kunjung surut, nyamuk pun semakin merajalela dan dapat menebarkan penyakit demam berdarah dengue (dbd) dan malaria. Selain itu, warga rentan mendapat penyakit seperti flu, demam, dan diare.

“Kita berharap ada perhatian pemerintah, karena banjir ini bisa menimbulkan berbagai penyakit menular yang bisa menelan korban jiwa,’’ sambungnya.

Menyikapi hal itu Anggota Komisi B DPRD Medan, Surianto SH, tak menampik wilayah Kecamatan Medan Labuhan kerap tergenang jika hujan deras melanda. Bahkan di Komplek BTN, kondisi banjir diperparah lantaran saluran drainase yang buruk.

“Saya sudah pernah meninjau ke lokasi, memang di sana (Komplek BTN) rentan banjir. Lokasinya lebih rendah dan seperti kuali, makanya sering banjir,’’ ujar pria yang akrab disapa Butong ini.

Politisi Gerindra ini menambahkan, agar warga sering melakukan gotong royong untuk membersihkan saluran drainase. Tak hanya itu, politisi Medan Utara ini juga meminta agar perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Medan (KIM) menyisihkan dana CSR untuk penanggulangan banjir warga di sekitar mereka.

“Masalah banjir ini sudah bertahun-tahun dialami warga. Kita berharap agar pemerintah mendapat solusi menyelesaikan banjir ini, karena bisa menimbulkan berbagai penyakit. Harus ada reaksi cepat dari Pemko Medan meninjau ke lokasi banjir, jangan ada pembiaran,’’ sebut Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan tersebut.

Untuk diketahui, sampai berita ini diturunkan air yang menggenangi perumahan Komplek BTN Martubung mencapai 30 centimeter. Dan pihak kelurahan pun telah membagikan bantuan berupa sembako dan minyak goreng kepada warga yang menjadi korban banjir.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

“Buruh Persoalan Mendasar Harus Segera Diselesaikan”

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, HT Bahrumsyah, memandang positif ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: