Home / Medan / Kinerja Dirut PD Pasar Medan Perlu Dievaluasi
WOL Photo/M. Rizki

Kinerja Dirut PD Pasar Medan Perlu Dievaluasi

MEDAN, WOL – Pemindahan pedagang tradisional ke tempat relokasi gedung baru Pasar Marelan menuai banyak masalah. Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, dituding memiliki kinerja buruk dan tidak profesional. Terbukti, pemindahan pedagang di Pasar Marelan dan sejumlah pasar lainnya di Kota Medan sarat masalah. Tentu saja jabatan Rusdi Sinuraya pantas dievalusi.

Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe (Bayek), usai memimpin rapat dengar pendapat (RDP) yang dihadiri Dirut PD Pasar Kota Medan, Rusdi Sinuraya, perwakilan pedagang Dian Sihotang dan Arifin dari Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Medan (P3TM), Selasa (6/2).

Rapat ini dipimpin Bayek didampingi anggota dewan dari Komisi C DPRD Medan, Hendrik Halomoan Sitompul, Boydo HK Panjaitan dan Kuat Surbakti.

Dikatakan Bayek, timbulnya persoalan pemindahan pedagang di Pasar Marelan karena amburadulnya kinerja Dirut PD Pasar. Dirut PD Pasar dinilai tidak mampu memenej pemindahan pedagang tradisional. Bahkan, kebijakan Dirut PD Pasar menunjuk P3TM untuk mengatur pemindahan pedagang malah memperuncing masalah. Tata kelola yang semrawut dan terjadi jual beli kios menambah persoalan baru.

Disampaikan Bayek yang juga Ketua AMPI Kota Medan ini, persoalan pemindahan pedagang Pasar Marelan ke gedung baru sangat sederhana. Hanya saja karena ada oknum yang berkepentingan meraup keuntungan sehingga menimbulkan masalah baru.

Seperti halnya yang disampaikan anggota DPRD Medan, Hendrik Halomoan Sitompul, saat rapat mengatakan terjadinya keributan pemindahan pedagang karena ulah Dirut PD Pasar. Di mana pihak PD Pasar memberikan wewenang kepada P3TM untuk mengerjakan kios sekaligus pendataan pedagang dan melakukan kutipan kios. Bahkan campur tangan pengelolaan P3TM menimbulkan masalah.

Untuk itu, Hendrik minta agar pelimpahan wewenang kepada P3TM supaya ditinjau ulang. Bahkan, masalah tingginya harga kios dinilai sangat memberatkan pedagang maka perlu di pertimbangkan.

Sebelumnya perwakilan pedagang Sukirman, menyampaikan Pasar Marelan yang baru belum layak untuk ditempati. Sebab, sarana masih kumuh dan atap bocor. Untuk itu pedagang minta supaya pemindahan ditunda. Begitu juga masalah tingginya harga kios supaya diturunkan.

Keluhan yang sama juga disampaikan Dian Sihotang. Ia mengaku belum dapat kios kendati sudah bayar. Dian juga minta penempatan pedagang lama supaya diprioritaskan. “Kami sangat setuju relokasi, tapi kami bermohon tempat baru hendaknya representatif,” pinta Dian.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Poldasu Diminta Usut Aliran Dana Jual Beli Lapak Pasar Marelan

MEDAN, Waspada.co.id – Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan, Mulia Asri Rambe (Bayek) meminta Poldasu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: