Home / Medan / Ketua OKP Siksa dan Ancam Bunuh Karyawan Carrefour
WOL Photo

Ketua OKP Siksa dan Ancam Bunuh Karyawan Carrefour

MEDAN, WOL – Pasca kabur dari sekapan geng lesbian, M Ridwan (21), saat ini masih menjalani perawatan secara intensif di Rumah Sakit Haji Medan (RSHM). Sejauh ini, pemuda yang bekerja di Carrefour Mall, Jalan Gatot Subroto, Medan ini masih mengalami sakit di sekujur tubuhnya, terutama di matanya.

“Masih sakit semua badan, mata agak kabur. Kan dipukul pakai gagang pisau sama si Diana (perempuan lesbi) itu. Dia juga yang nyucuk-nyucukkan pisau ke badanku, perut, leher, punggung, badan, pokoknya pisau itu dicucukkan sama dia. Ini nanti mau discanning mataku, karena agak kabur sekarang,” ungkap Ridwan kepada wartawan, Kamis (15/12).

Dijelaskan, penyiksaan yang dialaminya mulai sejak dia diculik di depan tempat kerja sampai ke tempatnya disekap di sebuah rumah di daerah perkebunan Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

“Pas diculik dimasukkan ke mobil, di situ saya diapit sekitar 7 sampai 8 orang, yang perempuan cuma si Diana, yang lain laki-laki. Keretaku dibawa sama kawan orang itu, ngikuti mobil yang membawa aku. Di dalam, aku sudah dipukuli. Bahkan, si Diana bilang, kalau aku lapor polisi, dia enggak takut. Dia bilang kalau dia itu Ketua Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI (FKPPI) Perumnas Mandala. Jadi banyak jaringannya. Banyak juga jaringannya di polisi, jadi dia nggak takut,” bebernya.

Saat penyiksaan itu, lanjut Ridwan, Diana kembali mengancam akan menghabisi dirinya. “Jadi aku ditanya sama Diana itu, apa permintaan terakhirku. Dibilangnya gini, apa permintaan kau yang terakhir? Kau nggak usah minta keretamu, karena keretamu sudah kujual. Jadi kubilang, aku nggak minta apa-apa kak (Diana). Pulangkan saja aku, mamakku kasihan, dia pasti nungguin aku, nyariin aku. Oh, nggak bisa katanya. Karena aku (Diana) sudah janji sama Tuhan, kalau aku mau matiin kau (Ridwan). Gitu katanya,” jelasnya menirukan ucapan Diana.

Diberitakan sebelumnya, berniat menyelamatkan seorang gadis dari percintaan sesama jenis, M Ridwan malah nyaris kehilangan mata. Dia diculik dan disiksa.

Informasi diperoleh, kisah tragis Ridwan bermula dari niatnya menolong Ani, seorang pedagang lontong kenalannya. Kepada Ridwan, Ani menceritakan kalau anak gadisnya sudah terjerumus ke dunia lesbi. Bahkan, anak gadisnya yang bernama Reni itu sudah tak pulang-pulang lantaran menjalin hubungan asmara sesama jenis.

Ani berharap Ridwan bersedia mencari dan membawa pulang Reni. Merasa iba, pemuda 22 tahun, warga Jalan Medan-Batangkuis, Gang Getuk, Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang itu pun mengamini.

Singkat cerita, Ridwan yang bekerja di Carrefour, Jalan Gatot Subroto, Medan, itu mencari-cari Reni. Diduga kuat, upayanya ini sudah tercium oleh lesbi pasangan Reni. Dan, sang lesbi yang disebut-sebut bernama Diana tersebut langsung ambil tindakan. Pada Jumat (9/12) jam 23.00 WIB, Ridwan dihadang Toyota Avanza di depan pintu keluar Carrefour. Seseorang terduga anggota Diana turun dan langsung merampas Honda CBR 150R BK 3216 AGP warna hitam milik Ridwan.

Tak hanya itu, dompet korban berisi uang Rp1,3 juta, ATM dan surat-surat penting lainnya pun turut digasak. Selanjutnya, korban diseret ke dalam mobil dan dibawa ke perkebunan sawit di daerah Kabupaten Langkat. Di dalam mobil, korban disiksa. Sekujur tubuh hingga kedua matanya dihujami senjata tajam. Akibatnya, Ridwan nyaris buta. Selanjutnya, dia disekap di dalam sebuah rumah di sekitar perkebunan sawit itu.

Beruntung, setelah disekap selama tiga hari, Minggu (11/12) Ridwan berhasil melarikan diri. Dia pun pulang ke kediamannya dalam kondisi penuh luka.

Atas kejadian itu, Selasa (13/12) orang tua korban, Rakino (65), melapor ke Polda Sumut dengan Nomor: STTLP/1624/XII/2016/SPKT I. Secara detail soal penculikan dan penyiksaan yang dialami anaknya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Langganan Banjir, Ini Komentar Warga Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba, beberapa komentar pun terlontar dari ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: