Home / Medan / Kembalikan Fungsi Lapangan Merdeka Seperti Semula
WOL Photo

Kembalikan Fungsi Lapangan Merdeka Seperti Semula

MEDAN, Waspada.co.id – Sorotan terhadap kesemrawutan lokasi Lapangan Merdeka terus mengalir. Kali ini datang dari anggota Komisi D DPRD Medan, Abdul Rani. Pemko Medan didesak supaya menata kawasan Lapangan Merdeka bebas dari bangunan kumuh.

“Kita harapkan Pemko Medan harus mempertahankan Lapangan Merdeka sebagai ikon lapangan bersejarah tempat upacara resmi pemerintahan. Maka, tidak cocok jika ada bangunan kumuh yang mengelilingi lapangan. Alangkah bagusnya dikelilingi ruang terbuka hijau (RTH),” ujarnya, menyinggung kawasan Lapangan Merdeka yang saat ini dipadati bangunan dan cafe kuliner, Jumat (9/11).

Menurut politisi PPP ini, pohon trembesi yang saat ini tumbuh di sekeliling lapangan harus dilestarikan dan bibit peremajaan sudah waktunya untuk disiapkan. Begitu juga RTH dan sarana bermain serta tempat olahraga harus difasilitasi Pemko Medan.

“Fungsi Lapangan Merdeka sebagai tempat upacara resmi pemerintahan dan sebagai RTH harus dipertahankan. Bangunan di sekeliling Lapangan Merdeka patut ditertibkan. Sehingga, lapangan kebanggaan Medan itu tetap terjaga sampai generasi anak cucu,” tandasnya.

Untuk itu lanjutnya, areal Lapangan Merdeka yang telah dialih fungsikan harus dikembalikan seperti semula. Seperti, sisi barat yang telah menjadi pusat kuliner Merdeka Walk, sisi timur yang berubah menjadi areal parkir Stasiun kereta Api Medan, sisi selatan yang menjadi kantor polisi dan lapangan parkir motor bagi pengunjung pusat jajanan supaya ditertibkan.

Harus dipahami, letak Lapangan Merdeka di Kesawan, tepat di pusat kota dan merupakan titik nol Kota Medan. Secara administratif, lokasinya berada dalam Kecamatan Medan Petisah.

Lapangan Merdeka dikelilingi berbagai bangunan bersejarah dari zaman kolonial Hindia Belanda, di antaranya Kantor Pos Medan, Hotel De Boer (Dharma Deli), Gedung Balai Kota Lama dan Gedung de Javasche Bank (Bank Indonesia). Di sekelilingnya juga ditanami pohon Trembesi yang sudah ada sejak zaman Belanda.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

19 November 2018 Batas Akhir Pansus Bahas R-APBD 2019

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Fraksi Golkar DPRD Medan, Ilhamsyah dan Ketua Fraksi PAN DPRD Medan, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: