Home / Fokus Redaksi / Keluarnya IMB Podomoro Deli City Dosa Siapa?
WOL Photo/M. Rizki

Keluarnya IMB Podomoro Deli City Dosa Siapa?

MEDAN, WOL – Massa yang mengatasnamakan Gerakan Rakyat Berantas Korupsi Sumut (Gebraksu) dan Laskar Anti Korupsi Pejuang 45 (LAKI P 45) kembali berunjukrasa di gedung DPRD Medan.

Aksi tersebut dimaksudkan meminta anggota dewan mengambil sikap atas pelanggaran Perda Kota Medan nomor 5 tahun 2012 tentang retribusi izin mendirikan bangunan pasal 17, BAB VI dan pasal 18 yang dilakukan pengembang property Podomoro City Deli.

Massa menilai keputusan Wali Kota Medan No. 645/299.K tentang izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan tanggal 24 Maret 2015 atas nama PT Sinar Menara Deli cacat hukum.

“Kita mendesak agar Pemko Medan membongkar Podomoro. Apalagi secara jelas, Podomoro itu telah melanggar Garis Sepadan Bangunan (GSB) dan roilen (jalur hijau),” teriak koordinator aksi dari LAKI P 45, Sugandhi Siagian, Kamis (3/11).

Sugandi juga menuding ada permainan tingkat tinggi atas terbitnya IMB Podomoro yang melibatkan eksekutif dan legislatif.

Dalam orasinya, Sugandi sempat mengeluarkan sumpah serapahnya. Sebab, anggota DPRD Medan terkesan tutup mata atas masih berlanjutnya pembangunan Podomoro Deli City meskipun terang-terangan melanggar aturan.

“Kita berdoa supaya dewan yang terpilih lagi atau tidak kena kencing manis (Diabetes Meletus, red),” koarnya.

Belasan massa yang tidak ditemui anggota DPRD Medan ini akhirnya membubarkan diri. Namun sebelumnya, sebagai bentuk protes, massa sempat membakar ban bekas dan membentangkan spanduk dan membagi-bagikan pernyataan sikap kepada pengguna jalan yang melintasi balai kota. (wol/mrz/data2)

Editor: Agus Utama

Check Also

Anggota Pansus LPj Pertanyakan Status Godfried Dalam Rapat

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah anggota Pansus Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota Medan Tahun Anggaran 2017 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: