_
Home / Fokus Redaksi / Keluarga 2 Korban Tewas Dianiaya Satpam Unimed Histeris Saat Rekonstruksi
WOL Photo

Keluarga 2 Korban Tewas Dianiaya Satpam Unimed Histeris Saat Rekonstruksi

MEDAN, Waspada.co.id – Puluhan kerabat dan keluarga dua korban yang tewas dianiaya petugas keamanan Kampus Unimed karena dituduh mencuri helm histeris saat dilakukannya rekonstruksi di Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Pantauan Waspada Online di lokasi, mereka tidak terima dengan perbuatan yang dilakukan oleh empat petugas keamanan terhadap Joni Pernando Silalahi (30) dan Steven Sihombing (21) meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan, keluarga kedua korban juga menyayangkan rekonstruksi yang dinilai tidak sesuai fakta kejadian aksi penganiayaan hingga meninggal dunia tersebut.

“Itu kok enggak direka adegan mereka (satpam-red) menginjak-injak keluarga kami,” teriak para kerabat korban.

Diberitakan sebelumnya, Sat Reskrim Polrestabes Medan mengamankan empat Satpam Kampus Unimed terbukti melakukan penganiayaan terhadap dua pria yang dituduh maling.

Adapun identitas ke empat satpam yang ditangkap bernama M Arya Prasta (22) warga Jalan Sutomo Ujung, Gang Yahya No.19, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. Saat kejadian, pelaku berperan menendang, menginjak, dan memborgol kedua korban di portal serta membawa korban Joni dari portal ke Pos 111.

Kemudian, Bagus Prayetno (18) warga Jalan Pasar IX Gang Mawar, Kelurahan Percut Seituan, saat kejadian pelaku berperan memiting dan membenamkan kepala korban Stefan Samuel Hamonangan Sihombing ke aspal.

Selanjutnya, M Abdul Kadir (21) warga Jalan Marelan Pasar II Barat, Gang Berani, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Pelaku dalam aksinya terbukti menendang korban dan membawanya dari portal ke Pos 111.

Lalu, Feri Zulham (26) warga Jalan Pancing I Lingkungan 5 Mabar Hilir. Saat kejadian peran pelaku memukul korban di Pos 111.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya para pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 170 Ayat 2 ke (3e) Jo 351 Ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 13 tahun penjara.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ajudan Eldin Turut Diperiksa KPK

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.