_
Home / Medan / Kejatisu Tangkap 2 Koruptor Pembangunan Runway di Nisel
WOL Photo

Kejatisu Tangkap 2 Koruptor Pembangunan Runway di Nisel

MEDAN, Waspada.co.id – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menahan dua tersangka inisial AH dan DCN, terkait kasus korupsi Runway, Taxiway dan Apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Lasondre Kecamatan Pulau-pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, dengan kerugian negara Rp14 miliar lebih.

Diketahui, tersangka AH (45) adalah Direktur II pada PT Mitra Agung Indonesia dan DCN (38) Direktur PT Harawana Konsultan.

Kasipenkum Kejatisu, Sumanggar Siagian, menjelaskan pada TA 2016, UPBU Lasondre Kecamatan Pulau-pulau Batu Kabupaten Nias Selatan mengadakan kegiatan Pekerjaan Peningkatan PCN (Pavement Classification Number) Runway, Taxiway, Apron dengan AC-Hotmix termasuk marking volume 45.608 Meter persegi yang semula pagu anggarannya adalah sebesar Rp27 miliar yang bersumber dari APBN Kemenhub RI.

Setelah melalui tahapan proses pelelangan, Pokja ULP menetapkan pemenang lelang yaitu PT Mitra Agung Indonesia dengan AH selaku Direktur II. Penandatanganan kontrak dilaksanakan 9 Feb 2016 oleh PPK dengan nilai kontrak Rp26.900.900.000. Untuk pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Harawana Consultant dengan Direktur DCN.

“Pembayaran telah dilakukan hingga termin IV mencapai 80 persen senilai Rp19.847.973.127,27 namun kelengkapan dokumen setiap termin tidak dilengkapi pada waktu pengajuan pencairan dana termin I sampai termin IV. Sementara kemajuan hasil pekerjaan hanya mencapai 43,80 persen,” jelasnya, Rabu (9/10).

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim ahli Teknik Sipil dari Fakultas Teknik Universitas Bengkulu, Sumanggar menuturkan ditemukan bahwa volume pekerjaan yang terpasang hanya 20 persen dan tidak sesuai dengan yang dilaporkan PT Harawana Consultant.

“Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan fisik tersebut dilakukan perhitungan kerugian keuangan negara oleh auditor dari Kantor Akuntan Publik Pupung Heru menerangkan bahwa kerugian negara dalam peningkatan PCN Runway, Taxiway dan Apron di Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Lasondre Kecamatan Pulau-pulau Batu Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2016 adalah sebesar. Rp14.755.476.788,” tuturnya.

“Akhirnya usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 5 jam lamanya, AH dan DCN langsung ditahan Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumut dengan menitipkan keduanya ke Rutan Kelas 1 Tanjunggusta Medan,” pungkas Sumanggar.(wol/lvz/data1)

适适

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Promosi Jabatan Seblum Dilantik Jadi Ketua KPK, Polri Sebut Firli Bahuri Berprestasi

JAKARTA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Firli Bahuri mendapatkan promosi jabatan sebagai Kabaharkam Polri. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.