Newsticker
WOL / Medan / Kejari Medan Segera Panggil Kepala SMK dan Kasubbag TU SMK Binaan Provsu
Istimewa
Istimewa

Kejari Medan Segera Panggil Kepala SMK dan Kasubbag TU SMK Binaan Provsu

Benner-Erry

MEDAN, WOL – Kejaksaan Negeri Medan segera memanggil kedua tersangka perkara kasus dugaan korupsi pengadaan revitalisasi peralatan praktik dan perlengkapan pendukung teknik permesinan di SMK Negeri Binaan Provinsi Sumatera Utara, senilai Rp11.575.080.000, yang bersumber pada APBD 2014.

“Pemanggilan terhadap Kepala SMKN Binaan Provsu MR MPd dan Kasubbag Tata Usaha SMKN Binaan Provsu berinisial Ris SPd, segera dilakukan setelah hasil audit BPKP Perwakilan Sumut, menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp4,8 milliar dalam proyek tersebut,” hal ini dikatakan Kasi Pidsus Kejari Medan, Harris Hasbullah kepada Waspada Online, Rabu (18/11).

Disampaikan Harris, bahwa tim penyidik Kejari Medan bersama BPKP Perwakilan Sumut, dalam gelar ekspos pada Senin (16/11), kemarin menyimpulkan adanya temuan kerugian negara dalam pengadaan proyek yang berlangsung di SMK Binaan tersebut.

Bahkan dari keterangan saksi dan ahli yang telah diminta oleh penyidik tidak tertutup, kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini.

Harris juga menyebutkan pihak kejaksaan segera melayangkan panggilan terhadap kedua tersangka dalam kasus tersebut. Untuk kasus ini juga pihak penyidik telah melakukan pemberkasan terhadap keduanya untuk selanjutnya dilimpahkan kepenuntutan.

Mengenai kapan keduanya dihadirkan ke Kejari Medan, Harris menegaskan kemungkinan pada pekan depan keduanya sudah hadir di Kejari Medan untuk dimintai keterangan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, yang telah menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan revitalisasi peralatan praktik dan perlengkapan pendukung teknik permesinan di SMK Negeri Binaan Provinsi Sumatera Utara.

Sebagaimana dalam siaran persnya, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar, Minggu (5/7)lalu, mengatakan mengapresiasi langkah Kejari Medan.

Ini sebuah prestasi. Apalagi sudah menetapkan dua tersangka, yaitu Kasubbag Tata Usaha SMKN Binaan Provsu berinisial Ris SPd dan Kepala SMKN Binaan Provsu MR MPd sebagai tersangka.

Namun begitu, Abyadi mengingatkan agar pengusutan kasus ini tidak berhenti sampai di sini.

Kejari harus terus mengusut kasus ini hingga tuntas, agar dapat diungkap semua pihak yang terlibat, terutama yang memiliki peran penting dalam proyek tersebut. Abyadi juga meminta Kejari menahan para tersangka, karena patut diduga berpotensi merusak atau mengaburkan barang bukti.

Abyadi Siregar memastikan Ombudsman Sumut akan terus mengikuti kasus ini hingga selesai. Sebab menurut Abyadi, perilaku ini sangat merusak dunia pendidikan Sumut. “Jadi, kasus ini harus dituntaskan hingga menjerat semua pihak yang terlibat,” tegas Abyadi Siregar.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

Video Conference Menteri Perhubungan Budi Karya (Foto: Lidya Sembiring/Okezone)

Lakukan Video Conference, Menhub Cek Kesiapan Seluruh Kondisi Arus Mudik

  JAKARTA – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, sore ini melakukan video conference dengan ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.