_
Home / Fokus Redaksi / Kasus Laka Lantas Menurun di Ops Ketupat Toba 2019
(WOL. Photo/Gacok).

Kasus Laka Lantas Menurun di Ops Ketupat Toba 2019

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Daerah Sumatera Utara, mencatat sejumlah 86 kecelakaan lalu lintas (laka lantas) telah terjadi selama

digelarnya Operasi (Ops) Ketupat Toba 2019, sejak 29 Mei hingga 10 Juni. Jumlahnya tersebut menurun di banding tahun sebelumnya.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, menjelaskan dari jumlah kasus tersebut sebanyak 25 orang dinyatakan meninggal dunia, 45 luka berat dan 112 orang lainnya luka ringan.

“Untuk kerugian materil selama berlangsungnya operasi ini, terhitung mencapai Rp257.100.000,” jelas Nainggolan kepada wartawan, Selasa (11/6).

Menurut Nainggolan, jika di bandingkan dengan jumlah kecelakaan dan korban jiwa pada 2018 lalu, tahun ini terjadi penurunan. Pada 2018, jumlah kecelakaan di Sumut sebanyak 92 kejadian, 37 meninggal dunia, 52 luka berat, 119 luka ringan, dan kerugian materil mencapai Rp276.100.000.

“Di lihat dari aspek kuantitas, untuk laka lantas terjadi penurunan sebanyak 7 persen, korban meninggal turun 32 persen, luka berat turun 6 persen, luka berat turun 6 persen dan kerugian materil turun 7 persen,” paparnya.

Sedangkan untuk kendaraan yang terbanyak terlibat kecelakaan lalulintas, sepeda motor 91 unit, mobil penumpang 38 unit, mobil bus 5 unit, mobil barang 7 unit, kendaraan khusus 3 unit, dan kendaraan tidak bermotor 1 unit.

Untuk pelanggaran lalu lintas selama Ops Ketupat Toba 2019, kepolisian mengeluarkan sebanyak 1.946 surat tilang dan 7.104 teguran. Jumlah tilang tahun ini mengalami penurunan dari operasi tahun 2018, yakni sebanyak 2.727.

“Jumlah kasus pelanggaran terbanyak pada sepeda motor adalah melawan arus, yakni 846 kasus. Sedangkan untuk mobil dan kendaraan khusus jumlah pelanggaran terbanyak adalah menggunakan HP saat berkendara yakni 141 kasus,” terang mantan Kapolres Nisel tersebut.

Sedangkan tindak kriminalitas selama Ops Ketupat Toba 2019 ini, tercatat sebanyak 100 kasus dan kejahatan trans nasional narkotika dua kasus.

Kriminalitas didominasi pencurian biasa 17 kasus, curanmor roda dua 15 kasus, kekerasan terhadap orang secara bersama-sama 13 kasus, dan pencurian dengan pemberatan 12 kasus.(wol/llvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Poldasu “Gulung” 3 Pembobol Rumah Zakat

MEDAN, Waspada.co.id – Dit Reskrimum Poldasu bekuk tiga pelaku pembongkaran lembaga sosial Rumah Zakat yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.