Breaking News
Home / Medan / Kasatpol PP Medan Kembali Ingatkan Penyedia Jasa Reklame
WOL Photo
WOL Photo

Kasatpol PP Medan Kembali Ingatkan Penyedia Jasa Reklame

MEDAN, WOL – Satpol PP Kota Medan melanjutkan kembali pembongkaran papan reklame bermasalah di Kota Medan. Minggu (12/11) malam sampai Senin (13/11) pagi, dua unit papan reklame dibongkar. Selain tidak memiliki izin, pembongkaran dilakukan karena lokasi papan reklame didirikan masuk dalam 13 ruas zona terlarang.

Kedua papan reklame yang dibongkar itu berlokasi di Jalan Balai Kota, Simpang Jalan Raden Saleh, dan Jalan Juanda. Selain menurunkan 60 personel Satpol PP, pembongkaran ini juga didukung 15 petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan, jajaran kecamatan sejumlah 15 petugas serta didukung 60 personel dari Polrestabes Medan.

Menurut Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, pembongkaran yang dilakukan di Jalan Balai Kota, Simpang Jalan Raden Saleh dilakukan karena lokasi papan reklame masuk dalam 13 ruas zona terlarang.

“Untuk papan reklame yang di Jalan Juanda, pembongkaran kita lakukan karena tidak memiliki izin,” ujar Sofyan.

Khusus untuk papan reklame bermasalah di Jalan Balai Kota, Simpang Jalan Raden Saleh, menurut Sofyan merupakan pembongkaran yang kedua kalinya dilakukan. Dikatakannya, sekitar dua minggu lalu, pihaknya telah melakukan pembongkaran.

“Ternyata pemilik papan reklame kembali mendirikannya sehingga kita bongkar kembali,” tegasnya.

Oleh karenanya, Sofyan mewarning keras para pemilik papan reklame agar tidak  mencoba-coba mendirikan kembali papan reklame yang sudah dibongkar. Sebab, mereka tidak akan mentolerir sedikitpun. Begitu diketahui didirikan kembali di lokasi semula, papan reklame tersebut langung dibongkar.

“Jangan sampai rugi dua kali, sebab seluruh material papan reklame yang kembali kita bongkar langsung disita dan menjadi milik Pemko Medan. Untuk itu saya ingatkan kepada pemilik papan reklame supaya berpikir dua kali. Kalau mau mendirikan papan reklame, urus izin terlebih dahulu dan dirikan di lokasi yang telah ditetapkan sesuai dengan peraturan berlaku,” pesannya.

Selesai membongkar papan reklame, mobil crane pun perlahan-lahan menurunkannya sampai permukaan aspal. Kemudian dilanjutkan dengan ‘pencincangan’ menjadi beberapa bagian untuk mempermudah bawa menggunakan truk menuju Lapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata. Untuk mencegah pemilik mendirikan kembali papan reklame yang dibongkar, petugas Satpol PP pun membongkarnya  sampai habis hingga rata dengan trotoar.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

YARA Kawal Kasus Kerusakan Lahan Negara Diklaim Milik Pengusaha

LHOKSUKON, WOL – Tim Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) terus mengawal perkara kerusakan sejumlah tanaman ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.