Home / Fokus Redaksi / Kapolrestabes: Para Pelaku Begal Dikejar Sampai Kemana pun
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, introgasi para bandit jalanan. (WOL Photo)

Kapolrestabes: Para Pelaku Begal Dikejar Sampai Kemana pun

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengungkapkan kejahatan jalanan atau pun begal, tetap menjadi atensi dan prioritas utama.

“Kita tidak ingin masyarakat menjadi korban begal. Semua anggota sudah kita instruksikan agar melihat potensi-potensi terjadinya aksi kejahatan jalanan,” ungkapnya, Jumat (13/7).

Dadang menuturkan untuk mengantisipasi terjadi aksi kejahatan jalanan, Polrestabes Medan telah membentuk Tim Pegasus yang selama 24 jam melaksanakan patroli menyisir lokasi yang dianggap rawan terjadinya aksi kriminalitas.

“Saya pastikan para pelaku begal akan dikejar sampai kemana pun jika coba-coba melakukan aksinya di Kota Medan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakapolri, Komjen Pol Syafruddin, menyebut mengungkap kasus kejahatan jalanan atau street crime adalah hal yang mudah. Dalam satu bulan, kasus ini bisa selesai.

“Begal itu street crime ya. Itu gampang mengatasinya, gampang menanganinya. Oleh karena itu, kita pergi beri waktu satu bulan (untuk mengungkapnya),” ujar Syafruddin di Mabes Polri, Selasa (10/7).

Syafruddin mengatakan kasus maraknya begal ini seperti halnya kasus miras oplosan yang sempat marak. Ia pun mengancam akan mencopot jajarannya jika tak mampu mengungkap kasus begal dalam waktu satu bulan ke depan.

“Ya harus terungkap. Kalau tidak terungkap saya kan sudah bilang, kita akan evalusi pemimpinnya, kapolresnya, kapolseknya, kita tinggal ganti aja, kan gampang. Satu bulan saya kasih waktu. Saya udah empat kali menyatakan kalau pernyataan saya tidak pernah meleset ya. Satu bulan tidak selesai kita ganti, gampang-gampang,” tegas Syafruddin.

Oleh karena itu, dengan memberikan waktu satu bulan maka tekanan terhadap jajaran untuk mengungkap kejahatan begal akan membuat motivasi lebih. Ia pun tak ambil pusing, kasus begal di sejumlah daerah harus terungkap.

“Mau di ujung dunia, Jakarta mana, Papua semua seluruh Indonesia harus bergerak. Oleh karena itu, tergantung komandan di wilayah itu, kita kasih tekanan target harus selesai,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Saksi: Suara Ledakan di Dekat Bolu Meranti Cukup Besar

MEDAN, Waspada.co.id – Anum salah seorang saksi mata, mengatakan ledakkan yang menghacurkan beberapa bangunan penjual ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: