Home / Fokus Redaksi / Kapoldasu: Polisi Yang Melebihi Ketentuan Bisa Disanksi
WOL Photo

Kapoldasu: Polisi Yang Melebihi Ketentuan Bisa Disanksi

MEDAN, Waspada.co.id – Kapoldasu, Irjen Pol Paulus Waterpauw, menyoroti kasus putusnya tiga jari Hamdani alias Deni (41) akibat diseret personil Subdit 1 Ditresnarkoba Poldasu dengan dalih tuduhan kepemilikan narkoba.

“Prinsipnya kalau ada upaya melebihi ketentuan itu pasti ada sanksi pada penegak hukum itu. Artinya sekarang kita lihat apakah benar yang bersangkutan ini private sebagai pelaku narkoba atau bandar. Jika terbukti tidak benar maka penegak hukumnya pasti dikenakan sanksi,” ungkapnya, Rabu (23/5).

Kapoldasu menjelaskan pihaknya akan mengecek kebenaran kasus yang menimpa Hamdani yang kini menjadi viral di medsos. “Jadi belum sampai laporannya ke saya, nanti saya cek,” jelasnya.

Disinggung Hamdani dipungut biaya kamar di Rumah Sakit Bhayangkara Rp400 ribu dalam perawatan satu malamnya, Kapoldasu membantahnya.

“Tidak ada itu, semua perawatan pada tersangka yang terluka itu semua tanggung jawab penyidiknya, maka itu nanti coba jumpai direkturnya,” imbau Kapolda.

Terpisah Kuasa Hukum Hamdani, Dame Ria Sagala SH, mengaku telah melayangkan surat resmi ke Kapoldasu.

Singgung mengenai upaya Praperadilan yang akan dilakukan pihaknya, Dame mengaku masih mengedepankan kebutuhan kliennya.

“Upaya Prapid, pasti ada,  tapi kita masih mengedepan kebutuhan klien saya.  Artinya kita masih upayakan perawatan yang layak yang didapatkan klien nantinya karena kabarnya klien saya dipungut Rp400 ribu setiap malamnya untuk biaya kamar,” ungkapnya.

Berita sebelumnya,  Keadilan tidak berpihak pada Hamdani alias Deni (41),  warga Jermal 15 Jalan Pembangunan VII Medan Amplas ini akan menjalani hukuman dibalik jeruji besi yang tidak pernah dia perbuat.

Ia ditangkap Tim Subdit 1 Ditrektorat Narkoba Poldasu dengan tuduhan kepemilikan narkoba jenis sabu. Namun menurutnya tuduhan itu tidak benar, dirinya ditangkap tanpa barang bukti di badan.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

BNNP Sumut: Penggunaan Drone Pantau Peredaran Narkoba Masih Wacana

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Marsauli Siregar, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: