_
Home / Medan / Kapoldasu Persilahkan Kepling Lapor Jika Diancam Pilih Capres Tertentu
foto: Anggota Bawaslu Sumut, Hendri Sitinjak. WOL Photo

Kapoldasu Persilahkan Kepling Lapor Jika Diancam Pilih Capres Tertentu

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, mempersilahkan kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan melapor jika diancam polisi untuk mendukung calon presiden tertentu.

Hal itu dikatakannya menanggapi pernyataan Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Prabowo -Sandiaga Uno Provinsi Sumut, Gus Irawan Pasaribu, menilai demokrasi yang ada saat ini telah tercederai oleh adanya intervensi secara struktur dan masif yang dilakukan oleh aparat kepolisian.

Gus Irawan mengatakan kepling di Kota Medan diintervensi dan diancam – ancam oleh aparat kepolisian agar mendukung calon petahana, meski tidak menjelaskan siapa calon petahana yang dimaksud.

Ketua Komisi Energi DPR yang juga politikus Partai Gerindra itu mengungkapkan usai acara deklarasi calon anggota legislatif Partai Bulan Bintang se – Sumut pendukung Prabowo – Sandiaga Uno, di Medan, Minggu (10/2).

Gus juga menuturkan, intervensi dilakukan secara seragam, bahkan sudah sampai kepada tingkat mengancam. Sikap seperti itu diakuinya telah mencederai prinsip dasar demokrasi.

“Prinsip dasar demokrasi, yakni kebebasan. Loh dimana demokrasinya. Apalagi yang namanya aparat harus netral, jadi memang sekarang kalau kata UUD 1945 yang menjadi konstitusi negara kita, di pasal 1, ayat 1 sudah dilanggar, bentuk negara NKRI, pasal 1 ayat 2, kedaulatan ada di tangan rakyat. Bagiamana rakyat dibilang berdaulat hari ini, orang ada intimidasi terus,” tegasnya.

Kapoldasu mempersilahkan kepling yang merasa diancam anak buahnya untuk mendukung calon presiden tertentu.

“Saya tegaskan Polri netral dalam urusan politik. Kepling mana yang diancam dilaporkan saja. Kalau ada yang mengancam silahkan keplingnya melapor kepada saya,” katanya, Senin (11/2).

Sementara itu, Anggota Bawaslu Sumut, Hendri Sitinjak, mengatakan sampai saat ini Bawaslu belum pernah menerima laporan adanya intimidasi yang dialami kepling dalam kaitan pemilihan presiden.

“Tidak ada pengaduan dari kepling baik pengaduan terbuka maupun yang sifatnya konsultasi karena mungkin tidak berani mengadu. Bawaslu memastikan tidak ada peristiwa kepling yang diintimidasi polisi kami tangani,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Poldasu Tembak 2 Pemilik Sabu 36,16 Kg Jaringan Internasional

MEDAN, Waspada.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Poldasu ungkap sindikat pengedar sabu-sabu jaringan internasional dengan menangkap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.