Home / Fokus Redaksi / Kapoldasu Minta Maaf Atas Dugaan Pemerasan Terhadap Pelaku UKM
WOL Photo

Kapoldasu Minta Maaf Atas Dugaan Pemerasan Terhadap Pelaku UKM

MEDAN, WOL – Kapolda Sumut, Irjen Pol  Paulus Waterpauw, meminta maaf kepada para pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) Kota Medan. Pasalnya, adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh anggota Polri.

“Secara pribadi saya dan jajaran meminta maaf atas kejadian ini dan melakukan tindakan lebih lanjut yang serius,” ungkapnya saat menerima pengaduan oleh sejumlah pengusaha UKM di Mapolrestabes Medan, Kamis (19/04).

Dalam pertemuan itu, Kapolda Sumut didampingi oleh Karo Ops Polda Sumut, Dir Lantas Polda Sumut, Dansat Brimob Polda Sumut, Dir Pam Obvit Polda Sumut serta Kapolrestabes Medan.

Sementara itu, hadir dalam kegiatan ini antara lain Saudari Elly (UKM Nata De Coco merk Win Coco), Saudara Yunianto (UKM pembuatan bahan-bahan tambahan roti merek Pilvo) serta masyarakat UKM (usaha kecil menengah).

Pengaduan ini terkait adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oleh anggota Polri kepada sejumlah pengusaha UKM dan meminta pembebasan ataupun pengayoman kepada Polda Sumut agar usaha berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada pihak ataupun oknum yang memeras UKM.

Dalam kesempatan tersebut, Paulus menyampaikan akan mengecek kebenaran informasi adanya pemerasan terhadap UKM.

Pelanggaran aturan seperti ini atau penyalahgunaan prosedur seharusnya tidak adalagi di era Bapak Kapolri, tetapi Polda Sumut bersyukur karena adanya pengaduan ini dan akan segera ditindak lanjuti.

“Polda Sumut akan benar-benar menyelesaikan permasalahan ini yang akan melibatkan Propam (Provos dan pengamanan) yang tugasnya untuk menindak personil yang kurang disiplin,” tegasnya.

Permasalahan ini, sambung Kapoldasu, juga terkait dengan etika kepolisian, yang bisa menjadikan para pelaku pemerasan ataupun oknum dikenakan hukuman atau tindakan PTDH (pemecatan secara tidak terhormat).

Menurutnya UKM ini penting untuk masyarakat karena susahnya mencari pekerjaan, tetapi membuka usaha juga harus memenuhi syarat-syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Periode Polda Sumut adalah periode yang terbuka ataupun transparan. Apabila perusahaan yang memerlukan pengamanan khusus bisa langsung menginformasikan kepada Dir Pam Obvit Polda Sumut sehingga akan ada personil yang menjaga keamanan di perusahaan,” tuturnya.

Jenderal bintang dua ini berharap kedepannya Polda Sumut harus bersinergi dengan pihak-pihak tertentu seperti pemerintah daerah untuk lebih mempermudah para UKM (usaha kecil menengah) dalam mengurus surat-surat yang diperlukan saat membuka usaha.

“Hari ini Polrestabes Medan telah membuka Posko Pelayanan UMKM. Nantinya para pelaku usaha bisa mendapat informasi tentang pengurusan izin UKM,” pungkas Paulus.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapoldasu Pastikan Pemilu 2019 Aman di Nias

GUNUNG SITOLI, Waspada.co.id – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto, didampingi Ketua Bhayangkari Polda ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: