_
Home / Fokus Redaksi / Kapolda Ultimatum Penggarap Ilegal di Lahan Proyek Tol Medan-Binjai
WOL Photo

Kapolda Ultimatum Penggarap Ilegal di Lahan Proyek Tol Medan-Binjai

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, memberikan ultimatum bagi para penggarap di lahan yang akan digunakan untuk proyek Tol Medan-Binjai.

“Kita ultimatum kepada warga, penggarap yang tidak memiliki dokumen kepemilikan atas tanah, tidak punya izin dan sebagainya harus meninggalkan (lahan). Jangan nanti kalo kita proses, kita dianggap krimilalisasi. Kita minta, kita imbau mereka (penggarap) melihat kepentingan masyarakat yang lebih luas” sebutnya saat meninjau lokasi proyek pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai di Tanjung Mulia, Rabu (19/6).

Ultimatum ini disampaikan Agus agar proyek strategis nasional tidak terhambat. Dia juga berharap agar warga yang sudah menerima ganti untung tanah agar segera membongkar bangunan mereka agar proyek ini bisa dituntaskan segera.

“Situasi sudah bagus. Kita dorong agar ini segera bisa dituntaskan. Tadi kami mendapat laporan dari Kanwil BPN, dari HK dan Jasa Marga. Insyaallah pada akhir bulan Juni kalo bisa proses pembayaran ganti untung bisa selesai,” sebutnya.

Sementara itu, Kanwil Sumut, Bambang Priono, menerangkan hingga saat ini sudah 80 persen dari 549 kepala keluarga yang berada di lahan proyek tol menerima pembayaran ganti rugi. Sisanya menurut Bambang tinggal menunggu proses birokrasi.

“Yang 20 persen itu awalnya kita mau selesaikan sebelum lebaran. tapi menunggu proses birokrasi dan administrasi. Kan masing-masing stakeholder mempunyai waktu,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: Agus Utama

适适

Check Also

Poldasu Tetapkan 2 Tersangka Pelaku Makar

MEDAN, Waspada.co.id – Polda Sumut menetapkan Rafdinal dan Zulkarnain sebagai tersangka tindak pidana makar. Bahkan, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.