_
Home / Medan / Kabiro Sumut Media LWI Pos Dianiaya Supir Angkot
Kabiro Sumut Media LWI Pos korban penganiayaan supir angkot line Binjai-Medan meringis kesakitan sambil mengelus-elus kakinya di Mako Polsek Medan Sunggal. (WOL. Photo/gacok)

Kabiro Sumut Media LWI Pos Dianiaya Supir Angkot

MEDAN, WOL – Aksi kekerasan terjadi lagi terhadap wartawan. Kali ini, Herman (54) Kabiro Sumut, wartawan mingguan LWI Pos dianiaya supir angkot Binjai-Medan di Jalan Gatot Subroto Simpang Kampung Lalang.

Korban Herman sempat dipukul pelaku supir angkot dengan mempergunakan besi linggis sekira 50 cm. Akibat pukulan itu korban terkapar diaspal dan sepeda motor terseret ke aspal dipijak-pijak pelaku. “Diduga keras pelaku memakai narkoba,” kata korban kepada Waspada Online ketika usai membuat laporan pengaduan di SPKT Polsek Medan Sunggal, Kamis (25/2).

Herman penduduk Jalan Kiwi, Gang IV No.66 E, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal didampingi temannya Asma (50) wartawati Purna Yudha mengatakan, awalnya korban mengendarai sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor BK 4841 RAO dari Binjai mau ke Medan sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Setiba di Jalan Binjai Km 15, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang nyaris terjatuh bersama kendaraan akibat diserempet pelaku supir angkot.

Karena nyaris terjadi kecelakaan, korban sempat mengejar angkot, namun pelaku mengeluarkan linggis sambil berkata “kubunuh dan kumatikan kau.”

Lalu, korban menjawab, kutunggu kau di Polsek Medan Sunggal dengan melaju kendaraan ke arah Medan.

Ketika dekat Kampung Lalang, angkot yang dikemudikan pelaku berjalan lambat karena terjadi kemacetan lalu lintas. Masalah itu tidak dipermasalahkan korban, dan secara tiba-tiba pelaku turun dari angkot langsung mengayunkan besi linggis dan mengenai helm yang dipakai korban.

Akibat pukulan pertama tidak juga jatuh, pelaku melakukan pemukulan kedua, hingga korban bersama sepeda motornya terjatuh ke aspal. Tindakan pelaku yang diduga pakai narkoba, terus turun dari angkot dan langsung memijak sepeda motor korban yang juga jatuh ke aspal.

“Melihat aku tidak melakukan perlawan, pelaku terus melarikan diri menghindari tangkapan petugas dan massa,” ujar korban.

Setelah peristiwa itu, korban bangun dan terus berobat ke rumah sakit. “Waktu aku dipukul pakai besi sejumlah dua kali, kepalaku sempat pusing, ” ujar Herman.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Harry Azhar Hasri SH, SIK, MH, mengatakan pihaknya telah menerima pengaduan dari korbannya. “Ciri-ciri pelaku sudah diketahui, lebih baik pelaku menyerahkan diri sebelum diambil tindakan tegas,” tutur Harry.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Naik

MEDAN, Waspada.co.id – Jelang Hari Raya Idul Adha 2019, harga kambing di Kota Medan dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.