_
Home / Medan / Kabid Humas: Kasus Korupsi Istri Bupati Pakpak Bharat Telah Dihentikan
(WOL Photo)

Kabid Humas: Kasus Korupsi Istri Bupati Pakpak Bharat Telah Dihentikan

MEDAN, Waspada.co.id – Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, mengungkapkan Penyidik Poldasu pernah menangani kasus Made Tirta Kusuma Dewi, Istri Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu. Namun ternyata proses kasus tersebut sudah dihentikan.

“Jadi kasus Istri Bupati Pakpak Bharat, bahwa memang dalam pemeriksaan atau dalam penyelidikan oleh pihak Krimsus Polda Sumut. Itu minggu lalu sudah dihentikan penyelidikan,” ujarnya, Senin (19/11)

Tatan menjelaskan kasus yang mejerat Made Tirta Kusuma Dewi adalah dugaan korupsi anggaran kegiatan PKK Pemkab Pakpak Bharat Tahun 2018.

Penghentian kasus tersebut lanjut Tatan, berdasarkan hasil klarifikasi dengan pihak Inspektorat Provinsi Sumatera Utara, bahwa kerugian negara dalam kegiatan tersebut sebesar Rp143 juta sudah dikembalikan.

“Itu dari hasil klarifikasi sehingga penyelidikan kasus tersebut dihentikan,” terangnya.

Tatan menambahkan sebelumnya kasus ini ditangani oleh Polres Pakpak Bharat namun dalam perjalannya dilimpahkan ke Polda Sumut pada awal tahun 2018 kemarin.

“Kasus itu masih tahap penyelidikan. Dugaan kerugian negara Rp143 juta sudah dikembalikan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, suami Made Tirta Kusuma Dewi, Remigo Yolando Berutu, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diduga menerima uang suap mencapai Rp550 juta dari kontraktor. KPK menduga uang itu digunakan untuk kepentingan pribadi Remigo.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, uang tersebut salah satunya diduga digunakan untuk mengamankan perkara hukum yang menjerat istri Remigo yang saat ini tengah ditangani penegak hukum di Kota Medan. KPK tengah mempelajari kasus itu.

Remigo diduga menerima suap Rp550 juta dari para kontraktor yang sedang mengerjakan proyek di Dinas Pekerjaan Umum Pakpak Bharat. Uang tersebut diserahkan dalam tiga kali pemberian selama dua hari masing-masing senilai Rp150 juta, Rp250 juta, dan Rp150 juta. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

10 Tahun Beroperasi, Kabakaran Pabrik Mancis Tewaskan 30 Pekerja

BINJAI, Waspada.co.id – Kebakaran pabrik mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kwala Begumit, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: