Home / Fokus Redaksi / Jukir Banyak Langgar Aturan Jam Operasional Medan
Ketua Komisi D DPRD Kota Medan, Parlaungan Simangunsong. (WOL Photo)

Jukir Banyak Langgar Aturan Jam Operasional Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Ketua Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong, menyebutkan juru parkir (jukir) di Medan sudah tidak lagi mematuhi aturan menyangkut jam operasional. Padahal, Perda Zonasi Parkir telah disahkan yang isinya menyinggung soal batas waktu pengutipan retribusi parkir tepi jalan.

Dikatakan, isi Perda menyebut jukir hanya boleh mengutip parkir sampai pukul 19.00 WIB. Namun kenyataannya, hampir di semua tempat pengutipan parkir tetap berlangsung hingga larut malam. Sayangnya hingga saat ini, sanksi tegas dari pihak terkait tidak juga berjalan sehingga parkir menyalah semakin menjamur di Kota Medan dan diduga terjadi kebocoran PAD.

“Kita harus lihat di mana kebocoran ini, di pengelolaan atau di pengawasannya. Ini berakibat pada PAD kita dan pembangunan Kota Medan. Padahal Dinas Perhubungan sangat berpotensi menambah PAD. Inikan bisa setiap hari selalu bertambah pemasukannya, bukannya malah berkurang,’’ ungkapnya, Kamis (11/10).

Parlaungan menilai, hal ini penting jadi perhatian dari penegakan hukum. Karena itu dibutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Kita berharap fungsi pengawasan bisa berjalan dengan baik. Masalah ini bisa kita paripurnakan dan masing-masing fraksi bisa merekomendasikan agar masalah ini diusut,’’ ketus politisi Partai Demokrat ini.

Untuk diketahui, Perda No. 2 tahun 2014 tentang Zona Parkir mengatur retribusi parkir. Zona parkir di Kota Medan, dibagi menjadi dua zonasi, yakni Kelas 1 dan Kelas 2.
Untuk zonasi Kelas 1, tarif parkir kendaraan roda dua Rp2000 dan roda empat Rp3000. Sedangkan kelas 2, untuk roda dua Rp1000 dan roda empat sebesar Rp2000.

Untuk kendaraan truk mini dan sejenis, tarif kelas 1 sebesar Rp5000 dan kelas 2 sebesar Rp3000. Sementara untuk truk gandengan, kelas 1 sebesar Rp10.000 dan kelas 2 sebesar Rp5.000. Berikut Waspada Online mencoba menjabarkan daerah/jalan yang masuk dalan kategori kelas 1. Sementara jalan yang tidak masuk kategori kelas 1, masuk dalam kategori jalan kelas 2.

Zonasi parkir kelas 1 meliputi:
1. Jalan Jenderal Ahmad Yani
2. Jalan H Adam Malik
3. Jalan Balai Kota
4. Jalan Hindu
5. Jalan Palang Merah
6. Jalan Bukit Barisan
7. Jalan Pulau Penang
8. Jalan Putri Hijau
9. Jalan Merak Jingga
10. Jalan Siswo Miharjo
11. Jalan Stasiun Kereta Api
12. Jalan Yos Sudarso
13. Jalan Prof HM Yamin
14. Jalan AR Hakim
15. Jalan Asia
16. Jalan Cirebon
17. Jalan Haryono MT
18. Jalan Pandu
19. Jalan Dr Sutomo
20. Jalan Sutrisno
21. Jalan MH Thamrin
22. Jalan HM Joni
23. Jalan Sisingamangaraja
24. Jalan Rahmadsyah
25. Jalan Gunung Karakatau
26. Jalan Irian Barat
27. Jalan Jawa
28. Jalan Perintis Kemerdekaan
29. Jalan Dr Sutomo
30. Jalan Jenderal Gatot Subroto
31. Jalan Gajah Mada
32. Jalan Adam Malik
33. Jalan Iskandar Muda
34. Jalan Kejaksaan
35. Jalan Nibung Raya
36. Jalan Letjend S. Parman
37. Jalan Zainul Arifin
38. Jalan Sumatera
39. Jalan Pemuda
40. Jalan Letjend Suprapto
41. Jalan Brigjend Zein Hamid
42. Jalan Sultan Mahmud Al-Rasyd,
43. Jalan Ir Juanda
44. Jalan Iman Bonjol
45. Jalan Setia Budi
46. Jalan Dr Mansyur
47. Jalan Letjend Jamin Ginting
48. Jalan Kapten Muslim.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Wakil Wali Kota Arogan, Ini Reaksi Wartawan Senior dan DPRD

MEDAN, Waspada.co.id – Sikap arogansi Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, ketika menjawab pertanyaan para ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: