_
Home / Medan / Jokowi Diusulkan Jadi Penerima Nobel
WOL Photo

Jokowi Diusulkan Jadi Penerima Nobel

MEDAN, Waspada.co.id – Komite Pengusul Nobel Ekonomi Untuk Jokowi (KPNEJ) mengusulkan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020, ke Komite Nobel di Oslo, Norwegia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPNEJ Yonge LV Sihombing, didampingi Sekretaris Murniati Huber Lumban Tobing, dan Bendahara Elly Haryanto Sinaga di Sekretariat KPNEJ, Hotel Murni Huber, Jalan Sei Asahan, Senin (14/10).

Dasar pemikiran KPNEJ mengusulkan Jokowi sebagai penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020, karena Jokowi selama menjabat sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Republik Indonesia dinilai telah sungguh-sungguh membangun negeri ini, mau datang dan melihat secara langsung (blusukan).

Selain itu, Jokowi bertindak dan melakukan solusi untuk mengatasi permasalahan selalu berupaya untuk bertindak secara adil, arif, dan bijaksana dalam setiap melaksanakan tugas membawa kesederhanaan hidup, kesejukan, kedamaian, dan perubahan, serta memberikan inspirasi, motivasi, dan semangat kepada masyarakat ekonomi pinggiran Indonesia.

“Terkait dengan itu, maka KPNEJ menetapkan, mengusung, dan mengusulkan nama Ir H Joko Widodo, sebagai sosok Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan Republik Indonesia yang peduli terhadap masyarakat ekonomi pinggiran Indonesia. Jokowi Membangun Ekonomi Masyarakat Pinggiran Indonesia (MEMPI),” ungkapya.

Menurut KPNEJ, capaian-capaian yang telah nyata dapat dirasakan oleh masyarakat ekonomi pinggiran Indonesia yakni, program redistribusi aset tanah dengan pemberian sertifikat tanah dan gratis pengurusan sertifikat tanah, pemberian dana desa, pemberian KIS, pemberian KUR, satu harga BBM, semen, dan sembako, pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, waduk, irigasi dan listrik, serta pemberian subsidi pupuk, obat-obatan, dan alat pertanian kepada kelompok masyarakat ekonomi pinggiran Indonesia, terutama mereka yang berada di wilayah perbatasan, wilayah tertinggal, dan wilayah transmigrasi Indonesia.

KPNEJ akan memproklamirkan, menyampaikan, dan meyakinkan Komite Nobel, pemimpin dunia, dan masyarakat dunia bahwa Jokowi, Presiden RI telah melakukan sungguh-sungguh melaksanakan program redistribusi aset tanah dengan pemberian sertifikat tanah dan gratis pengurusan sertifikat tanah, pemberian Dana Desa, pemberian KIS.

Mengapa Komite Nobel perlu memberikan Nobel Ekonomi Tahun 2020 kepada Jokowi, Presiden RI?
Menurut Sihombing, karena Komite Nobel adalah lembaga yang independen, teruji, terpercaya, terhormat dalam menjalankan visi misi, dan programnya, untuk menganugerahkan hadiah Nobel kepada setiap orang yang terbukti telah berkontribusi bagi kehidupan, kemanusiaan, dan perbaikan kesejahteraan masyarakat dunia.

“KPNEJ tidak sedikit pun ragu, dan kami percaya, dan telah mengamini, bahwa Komite Nobel telah menetapkan nama Jokowi sebagai penerima Nobel Ekonomi Tahun 2020. Dan kami bekerja karena kami telah percaya dan mengamini bahwa Jokowi akan menerima Nobel Ekonomi Tahun 2020,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

适适

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polsek Medan Timur Ajak Warga Sukseskan Pelantikan Presiden

MEDAN, Waspada.co.id – Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Timur mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan pelantikan Presiden ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.