_
Home / Medan / Joki Balap Liar Tertangkap Basah Curi HP di Bengkel
Ilustrasi

Joki Balap Liar Tertangkap Basah Curi HP di Bengkel

MEDAN, WOL – Anggi Faisal Andi Lubis (25) warga Letda Sujono, Gang Matahari, Kecamatan Medan Tembung, harus kembali meringkuk di sel tahanan Polsek Percut Sei Tuan.

Pasalnya, bapak anak 1 yang merupakan residivis ini, kepergok mencuri Laptop bersama temannya, Herry Ananda Alias Doyok (28) warga Mandala By Pas, Gang Ikhlas, yang merupakan seorang joki balapan liar, Senin (29/6).

Aksi pencurian yang dilakoni kedua tersangka, berawal, saat keduanya mampir di salah satu bengkel sepeda motor, milik  Hendrik (32) di Jalan Medan-Batang Kuis, Pasar 10 Tembung. Kedua tersangka pun menepi dan masuk ke dalam bengkel dengan mengendarai sepeda motor, Yamaha Mio Shoul BK 6009 MAD.

Setelah tiba, Doyok yang pernah jadi langganan membuat kereta balap dibengkel itu, bertemu dan mengajak Hendrik ngobrol. Sementara tanpa sepengetahuan korban, temannya Andi Lubis, dengan mata liarnya masuk ke dalam kamar bengkel korban dan mengambil HP Samsung Galaxy Note 1 dari situ.

Kecurigaan korban muncul, ketika melihat Andi Lubis keluar dari kamar bengkelnya dengan tergesa-gesa dan menyembunyikan sesuatu dibalik bajunya. Saat korban bertanya, Andi Lubis yang pernah dipenjara terkait kasus serupa, mengaku numpang minum. Dengan cepat, kedua pelaku yang cukup mahir mencuri ini, mengoper hapenya ke Doyok agar kecurigaan korban ke Andi Lubis tak terbukti.

Namun korban tersentak begitu mendengar HP berdering dibalik baju Doyok yang hendak pergi dari situ. Di situ korban curiga dan memeriksa keduanya. Saat akan diperiksa, Doyok terlihat membuang HP korban ke semak-semak berpagar di bengkel korban. Korban yang sempat melihat, langsung mengambilnya dan menghajar keduanya sebelum digiring ke kantor polisi.

“Aku dulu beli HP-nya bekas Rp3,5 juta, kalau barunya Rp5 juta lebih bang. Aku memang kenal sama si Doyok itu, tapi kawannya gak pernah. Pas datang ke bengkelku, mereka ngaku mau jadikan kereta/nge cun buat balap. Keretanya RX King. Rupanya mereka mau mencuri,” ungkap korban yang kesal HP-nya tak bisa dibawanya pulang karena jadi barang bukti di kantor polisi.

Sementara, Doyok mengaku awalnya hanya singgah ke bengkel tempat lama membuat kereta balap. “Dulu kalau betuli kereta buat balap kami dibengkel itu bang. Tadi sih niatnya cuma main-main aja. Kebetulan, pas kami datang, HP korban kelihatan di pintu kamarnya,” kata korban.

Tak beda jauh dengan Doyok, Andi Lubis juga mengaku mencuri HP karena melihat kesempatan di depan matanya. “Memang karena nampak gitu HP-nya. Terus aku pura-pura minta minum sama anggota korban, rupanya korban nampak. Rencananya kalau berhasil mau kami bagi dua uangnya dan buat keperluan sehari-harilah bang,” khilahnya.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Rudi Silaen, melalui Kanit Reskrimnya, membenarkan diamankan dua tersangka pencuri HP. “Kita menerima laporan korbannya kalau keduanya sempat digebuki karena ketahuan mencuri. Anggota ke TKP dan menggiringnya ke polsek. Sekarang sudah kita amankan dan masih priksa,” jelasnya. (wol/lihavez/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Curi 48 Potong Pakaian, Junaedi “Gol” di Polsek Medan Kota

MEDAN, Waspada.co.id – Junaedi Simangunsong (37) warga Jalan Pasar X Tembung, harus merasakan dinginnya jeruji ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.