Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Jika Gagal Hak Interpelasi Reklame Jilid II Preseden Buruk DPRD Medan
Godfried Effendi Lubis. (WOL Photo)
Godfried Effendi Lubis. (WOL Photo)

Jika Gagal Hak Interpelasi Reklame Jilid II Preseden Buruk DPRD Medan

MEDAN, WOL – Anggota DPRD Medan dari Fraksi Gerindra, Godfried Effendi Lubis, yang begitu getolnya mendorong terlaksananya hak interpelasi jilid II berkeyakinan bahwa kali ini jumlah pengusul hak interpelasi reklame terhadap Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, akan lebih ramai dari sebelumnya yakni sembilan orang pengusul lintas fraksi.

Tidak hanya itu, ia pun optimis pengusul hak interpelasi reklame jilid II ini tidak akan mundur, dan mencabut dukungan mereka seperti yang telah dilakukan empat orang pengusul yakni Ahmad Arif (F-PAN), Irsal Fikri (F-PPP), Modesta Marpaung (F-Partai Golkar) dan Beston Sinaga (PKPI/F-Pernas).

“Kemarin yang mengusulkan hak interpelasi ada sembilan orang. Makanya rawan. Sekarang saya targetkan lima belas orang pengusul dari lintas fraksi,” jelasnya meyakinkan, Sabtu (8/7).

Diakuinya, beberapa anggota DPRD Medan sudah menghubungi dirinya pasca terpublishnya pernyataan sejumlah anggota DPRD Medan yang akan mengajukan hak interpelasi reklame jilid II. “Saya sudah dapat dukungan dari beberapa anggota dewan,” urainya.

Sementara itu Ketua DPRD Medan, Henry Jhon Hutagalung, mengaku langkah yang dilakukan Godfried tidak melanggar tata tertib. Namun pada kesempatan ini politisi PDI Perjuangan itu menitipkan pesan moral kepada politisi Gerindra yang begitu keukuh untuk tetap melanjutkan hak interpelasi jilid II.

“Kalau Pak Godfried tidak mampu melakukan lobi dengan fraksi lain, sebaiknya membatalkan pengusulan hak interpelasi. Mengusulkan interpelasi diperlukan minimal tujuh suara dari lintas fraksi. Godfried juga harus memastikan tak ada pengusul yang mengundurkan diri,” sebutnya.

Dikatakan Henry Jhon, hak interpelasi jilid I seharusnya menjadi pembelajaran. Gagalnya sidang paripurna hak interpelasi pada 23 Mei 2017 lalu, sudah mencoreng lembaga politik DPRD Medan. “Jangan buat malu, jangan menjadi sumber polemik. DPRD Medan bisa dibilang tak berintegritas kalau interpelasi ini kembali batal,” pungkasnya.

Sebagaimana kita ketahui, pasca disahkannya peraturan daerah mengenai zona larangan papan reklame di Kota Medan khususnya di 13 zona larangan, semakin menjamur papan reklame berdiri di areal tersebut. Diduga kuat, masih berdiri tegaknya papan reklame tersebut, lantaran dimiliki para petinggi partai politik dan dekat dengan petinggi di Kota Medan.(wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Pemko Medan Total Persiapkan Ngunduh Mantu Presiden Jokowi

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, menghadiri rapat persiapan ngunduh mantu putri Presiden ...

  • Dessiy Des

    Binggung dan juga Kesepian Yuuuk Gabung Main Games OnLine

    Langsung Saja Add ya…. Pin bbm Saya (593E802C) ama WA (0818 0723 359) Kami Tunggu segera yaaa Untuk Kedatangannya ya -cm-b1

  • awesome

    Numpang iklan Yah Min… :)
    Cumapoker Ada Games Poker, DominoQQ, BandarPoker, BandarQ, aduQ, Capsa Susun, Bandar Sakong

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.