Home / Medan / Jatanras Poldasu Tangkap Pemain Judi Bola Online Simpan Sabu 243 Gram
Kasubdit III/Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit VC Kompol Daniel Marinduri, menunjukkan barang bukti sabu seberat 243 gram, milik tersangka judi bola online Adi Tia Ramadhan, Senin (16/7). (WOL Photo/sastroy bangun)

Jatanras Poldasu Tangkap Pemain Judi Bola Online Simpan Sabu 243 Gram

MEDAN, Waspada.co.id – Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara, berhasil menangkap seorang pemain judi bola online, Adi Tia Ramadhan (27) warga Jalan Sekata, Gang Kenanga, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Barat, dari kamar kosnya di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (14/7).

Namun saat ditangkap, polisi justru mendapat seberat 243 gram narkotika jenis sabu yang disembunyikannya di dalam dispenser miliknya.

“Tersangka awalnya ditangkap untuk kasus judi online. Tetapi saat digeledah, ditemukan narkotika jenis sabu di dalam dispenser,” ungkap Kasubdit III/Jatanras AKBP Maringan Simanjuntak didampingi Kanit VC Kompol Daniel Marinduri kepada Waspada Online, Senin (16/7).

Dijelaskan, sebelum penangkapan dilakukan, Jatanras Polda Sumut awalnya memang telah mengantongi nama target operasi (TO) berdasarkan informasi judi online.

“Tapi karena curiga, selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dan menemukan barang haram tersebut tersimpan di dispenser,” jelasnya.

Maringan menambahkan, selain 243 gram sabu dari tangan tersangka Adi, polisi turut mengamankan barang bukti berupa, satu unit hp, lima lembar bukti setoran ke BRI, laptop, dispenser, empat kaca pirek, timbangan digital, serta uang tunai Rp1.050.000.-

“Jadi karena ditemukan sabu, selanjutnya kasusnya akan kita limpahkan ke Ditresnarkoba. Sedangkan untuk judi online, berkasnya tetap akan lanjut namun saja penahanannya ditangguhkan,” tandasnya.

Sementara itu, Adi mengaku bahwasanya ia hanya bertugas sebagai kurir narkoba. Sedangkan narkoba itu diakuinya, milik dari seorang narapidana berinisial D di Lapas Tanjung Gusta.

“Di narkoba saya baru bekerja selama 2 bulan. Untuk upah, dari satu gram sabu saya dapat Rp300.000. Sebelumnya saya bekerja sebagai ojek online,” terangnya.

Sedangkan untuk kasus judi, Adi mengatakan, ia baru menjadi pemainnya selama Piala Dunia 2018 berlangsung. Dari judi ini, ia mengaku telah mendapatkan keuntungan sekitar Rp4.000.000.

“Saya mainnya melalui website hoki365. Hanya selama piala dunia ini saja,” pungkasnya.(wol/roy/data1)
Editor: AGUS UTAMA

Check Also

Polisi Gagalkan Aksi Pembobol ATM

MEDAN, Waspada.co.id – Seorang pria berinisial DA (37) warga Jalan Karya Bakti I Kelurahan Sarirejo, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: