Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Janda Anak 2 Tewas Ternyata Dibunuh Pacarnya
WOL Photo/lihavez
WOL Photo/lihavez

Janda Anak 2 Tewas Ternyata Dibunuh Pacarnya

MEDAN, WOL – Dari hasil penyelidikan kasus gantung diri terhadap Rulaini alias Yani alias Rada (35) ternyata bukan bunuh diri, namun murni kasus pembunuhan.

Dalam hal ini personil Reskrim Polsek Percut Seituan meringkus Junaidi alias Gepeng (38) warga Jalan Denai, Gang Pena, Kecamatan Medan Denai, karena tega menghabisi korban di rumah kontrakannya Pasar V Tembung, Gang Mentimun XIV, Kamis (22/11).

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Philip Antonio Purba, menjelaskan yang pertama kali menemukan korban tak bernyawa lagi tak lain tetangga korban sendiri bernama Masrida alias Maya yang datang ke kontrakan Rulaini.

“Masrida datang ke rumah kontrakan korban untuk mengantarkan pakaian supaya dicuci oleh korban yang berprofesi sebagai tukang cuci. Namun Masrida saat itu mendapati pintu rumah korban dalam keadaan terkunci dari dalam. Selanjutnya tetangga korban menggedor pintu, namun tak ada sahutan dari dalam rumah, sehingga Masrida mengintip ke dalam lewat celah pintu,” jelasnya.

Ketika itu sambung Kapolsek, Masrida melihat kaki korban yang mulai membiru, sehingga ia memberitahukannya ke warga sekitar bernama Dedek Susan dan Iqbal. Ketiga warga itu selanjutnya menuju lokasi dan membuka pintu kamar dengan menggunakan sendok hingga terbuka.

Ketiga saksi tersebut mendapati posisi tubuh korban terlentang di atas kasur serta kabel listrik melilit di lehernya. Warga yang mengira korban tewas akibat gantung diri itu langsung melaporkannya ke Polsek Percut Seituan.

“Petugas Reskrim kita tiba di lokasi bersama Tim Identifikasi Polrestabes Medan, guna melakukan olah TKP dan penyelidikan. Seorang saksi ketika dimintai keterangannya mengungkapkan, sebelum korban tewas, pada Selasa (21/11) malam, korban sempat bertengkar dengan J alias Gepeng. Saksi tersebut sempat melerai,” ujar Kapolsek.

Ditambakan, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, dipastikan korban tewas bukan karena bunuh diri, melainkan akibat dibunuh dengan cara digantung. Selain itu petugas juga mengungkap pelaku yang tega menghabisi nyawa korban.

“Hanya dalam tempo 2 jam, tersangka berhasil diringkus dari kawasan Jalan Denai. Saat diinterogasi, tersangka mengakui perbuatannya yang telah membunuh korban. Selanjutnya tersangka diboyong ke polsek guna menjalani pemeriksaan secara intensif,” terangnya.

Dari pemeriksaan terhadap J alias Gepeng lanjut Kapolsek, sebelum menghabisi nyawa korban, Selasa sekira pukul 22.00 WIB, tersangka dan Rulaini tiba di rumah kontrakan. Keduanya terlibat pertengkaran lantaran korban yang hamil 3 bulan hendak ditinggalkan. Tersangka kemudian mengambil bangku dan meletakkannya di atas tempat tidur.

“Korban naik ke atas kursi dan mengikat lehernya dengan kabel listrik. Tersangka kemudian menarik ujung kabel dan mengikatkannya ke tiang plafon. Tiba-tiba J alias Gepeng menendang kursi tersebut, sehingga korban tergantung, sedangkan tersangka hanya melihat saja. Setelah korban tak bernyawa lagi, tersangka memotong kabel tersebut dengan pisau cutter, sehingga tubuh korban terlentang di atas kasur. Selanjutnya tersangka kabur melalui kamar sebelah,” terangnya.

“Untuk motif pembunuhan ini dikarenakan tersangka hendak kembali dengan istrinya yang sempat ditinggalkannya. Dan tersangka tak mau bertanggung jawab dengan kehamilan korban. Sedangkan barang-bukti yang kita sita diantaranya pisau cutter, kabel listrik warna putih, kursi dan jaket warna hijau,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Yusrizal alias Rizal (37) dan istri Nova Devianti Br Tarigan berfoto dengan almarhumah Putri Meutia (20 bulan) semasa hidupnya. (WOL Photo/Gacok)

Sopir Truk ‘Maut’ Dinas PU Tewaskan Mutia Tidak Ditahan

MEDAN, WOL – Sopir truk Dinas PU Medan, menabrak pengendara sepeda motor, satu kritis dan ...

  • awesome

    Mau main games dan dapat jutaan rupiah? join cumapoker aja, ada bonus-bonus menarik lainnya juga loh

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.