_
Home / Medan / Jambret, Mahasiswa Ini Babak Belur
Istimewa

Jambret, Mahasiswa Ini Babak Belur

MEDAN, WOL– Abidin (20) warga Jalan Komplek Veteran, Desa Laudendang, Kecamatan Percut Sei Tuan babak belur dihajar warga dan juga terpaksa berurusan dengan pihak yang berwajib lantaran telah melakukan aksi jambret tidak jauh dari tempat tinggal, Minggu (28/6).

Informasi yang didapat dari kepolisian menerangkan, pelaku melakukan jambret terhadap korban Fitri (45) dan Tri Purnama (20) warga Jalan Bandar Khalifah dengan mengendarai sepeda motor Supra X warna merah  BK2569 JAD.

Dijelaskan, saat ini korban yang diketahui ibu dan anak ini baru usai belanja gorden di Jalan Komplek Veteran, Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan mengendarai Honda Vario Tecno BK 5582 AEK dan hendak ingin pulang kekediaman di Bandar Khalifah.

Akan tetapi, ditengah jalan datang pelaku dari arah belakang dengan memepet dan langsung mengambil dompet korban. Merasa telah terjadi tindak pencurian ibu dan anak ini berteriak maling.

Mendengar adanya teriakan korban sontak mengundang perhatian warga sekitar dan juga pengendara yang melintas. Kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku dan akhirnya berhasil ditangkap.

Tidak hanya itu, pelaku juga sempat dipukuli warga sekitar dan pengendara yang melintas karena geram melihat perbuatan pelaku.

“Kami di jambret pas di jalan arah Komplek Veteran seusai pulang belanja tadi. Yang di jambret itu dompet milik ibu bang,”ucap Tri Purnama saat ditemui wartawan di ruang SPTK Polsek Percut Sei Tuan.

Tri Purnama menyebutkan, ketika dijambret pelaku posisi ibunya tersebut berada dibocengan sambil memegang dompat yang diletak ditengah-tengah tempat duduk. Akan tetapi datang arah samping pelaku langsung mengambil dompet yang dalam keadaan dipegang tersebut.

“Tiba-tiba aja kejadiannya. Pelaku dari samping langsung mengambil dompet yang dipegang ibu itu. Kebetulan yang bawa kereta itu aku dan ibu ku sendiri berada diboncengan,”jelasnya yang enggak menyangka menjadi korban penjambretan.

Sambungnya, dirinya bersama sang ibu berteriak maling. Kemudian warga dan pengendara yang juga sedang melintas melakukan pengejaran. “Teriak maling aku bang. Kemudian warga dan pengendara sekitar melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku,”terangnya.

Dia menyebutkan, ketika pelaku berhasil ditangkap mengaku seorang mahasiswa IAIN. “Pelaku seorang mahasiswa IAIN aku kepada kami,”sebutnya bahwa dompet yang dicuri pelaku berisikan uang senilai 110 ribu.

Sementara itu, Abidin saat ditemui wartawan diruang penyidik mengaku nekad mencuri dompet korban karena tidak memiliki uang untuk pulang kampung. “Aku ingin pulang kampung ke Sibolga bang. Karena tidak punya uang aku pun terpaksa mencuri,”akunya dengan tetesan air mata

Ketika ditanya mengenai statusnya sebagai Mahasiswa IAIN, ia membenarkannya. “Memang benar. Aku Mahasiswa IAIN dari Fakultas Dakwah semester II,”ungkapnya yang baru sekali melakukan jambret tersebut.

Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Rudi Silean, melalui Kanit Reskrim, AKP Luhut saat dikonfirmasi membenarkan penjambretan tersebut. “Laporan korban sudah kita terima. Untuk pelaku sendiri sudah kita amankan dan sedang kita lakukan pemeriksaan,”terang Luhut. (wol/Lihavez/data2)

Check Also

2 Jambret Babak Belur Dihakimi Warga

MEDAN, Waspada.co.id – Dua pelaku jambret ditangkap dan diamuk massa usai merampas handphone milik Anggi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.