_
Home / Medan / Irsal: Mau Membangun, Warga Harus Mengurus SIMB
WOL Photo

Irsal: Mau Membangun, Warga Harus Mengurus SIMB

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan, Irsal Fikri, mengingatkan seluruh warga Kota Medan agar mengurus Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), jika hendak membangun baik rumah tinggal, sekolah, tempat ibadah mau pun usaha harus berlandaskan hukum. Pasalnya, melalui retribusi yang dihasilkan dari pengurusan SIMB tersebut, akan digunakan untuk pembangunan ibukota Provinsi Sumatera Utara ini.

“Permasalahannya di Medan masih banyak bangunan yang tidak memiliki IMB. Salah satunya Centre Point. Malah baru sekarang ada MoU antara PT KAI dengan Centre Point. Ini salah satu bukti,” ungkapnya usai kegiatan sosialisasi Perda Kota Medan ke XII tahun 2019, Perda 3/2015 tentang perubahan atas Perda 5/2012 tentang Retribusi Izin Mendirikan Bangunan di halaman kantor Camat Medan Maimun, Senin (1/7) sore kemarin.

Selain masih banyak bangunan yang didirikan tanpa dilengkapi IMB, lanjut politisi PPP ini, beberapa ruko yang ditemukan juga banyak melanggar batas roilen. “Di dalam Perda tersebut ada diatur berapa jarak roilen dengan bangunan. Tidak boleh menimbun drainase. Namun faktanya banyak perumahan di komplek, maupun rumah pribadi menimbun drainase tersebut. Sehingga pada akhirnya saat musim hujan, air hujan bukan mengalir ke parit, melainkan ke jalan. Kenapa? Karena drainasenya sudah ditutup,” terangnya.

“Karena itu, melalui sosialisasi ini kita ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat pentingnya mereka mengetahui Perda tersebut agar nantinya saat mereka membangun, jangan sampai dirugikan. Misalnya, mereka membangun taman, namun karena mereka melanggar roilen, lalu bangunannya dibongkar. Kan mereka yang rugi,” tambahnya.

Lebih lanjut Irsal menjelaskan, bagi masyarakat yang membangun tanpa IMB, tidak terkecuali, jika memang membangun tidak mengantongi IMB bangunannya wajib disegel sampai mereka menyelesaikan persoalan administrasi dengan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan. “Ya, itu harus,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bangunan Tahfidz Quran Dirobohkan, Kenapa Centre Point Dibiarkan?

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota DPRD Medan, Jumadi S.Pdi, menilai Pemerintah Kota Medan melakukan standar ganda ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.