Newsticker
WOL / Medan / Ini Pengakuan Tersangka Pengusaha Es Krim Soal Kasus Penganiayaan
Hendry alias Amin saat memberi keterangan kepada wartawan.(WOL Photo)
Hendry alias Amin saat memberi keterangan kepada wartawan.(WOL Photo)

Ini Pengakuan Tersangka Pengusaha Es Krim Soal Kasus Penganiayaan

MEDAN, WOL – Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh sekeluarga pengusaha es krim bernama Hok Lai terhadap pasangan suami istri (pasutri), menjadi perbincangan hangat di Kota Medan, khususnya warga Tionghoa.

Kini, sekeluarga Hok Lai beserta istri dan kedua anaknya yang telah dilaporkan korban, harus menyandang status tersangka. Dan kasus ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan. Namun, diketahui sekeluarga ini belum juga ditahan.

Menanggapi maraknya perbincangan kasus ini, Hendry alias Amin, putra Hok Lai yang turut menjadi salah satu tersangka penganiayaan memberikan klarifikasi, Senin (10/10).

Dikatakan, bahwa permasalahan ini muncul dari kesalahpahaman. Dan keluarga mereka (Keluarga Hok Lai) akan melakukan upaya penyelesaian masalah melalui jalan kekeluargaan dengan keluarga pelapor (Wong Tek An).

“Sudahlah, kita tidak perlu mengungkit-ungkit peristiwa inilah. Salah atau benarnya, itu hanya salah paham. Kita akan mengupayakan menyelesaikan secara kekeluargaan,” ujar Amin kepada wartawan saat dijumpai di Jalan Selam II, Kecamatan Medan.

Ketika disinggung alasan tidak dilakukan penahanan oleh Polresta Medan dan Kejari Medan terhadap tersangka, Amin mengaku, dikenakan Penahanan Kota. Begitu juga Hok Lai dan istrinya Mina serta satu putrinya Linda.

“Mengenai Penahanan, kami mengajukan permohonan Tahanan Kota dan memenuhi syarat undang-undang, sehingga kami tidak ditahan (penjara),” ungkapnya.

Sementara, saksi awal kejadian yang akrab disapa Panjang, mengaku tidak banyak mengetahui peristiwa penganiayaan yang dilakukan Keluarga Hok Lai terhadap Wong Tek An dan istrinya Oei Tjqan Gek. Saat keributan itu, kata Panjang, dirinya hanya menyampaikan bantahan dan klarifikasi tuduhan terhadap dia sebagai penyebar isu perselingkuhan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kasi Pidum Kejari Medan, Taufik SH yang dihubungi wartawan via Whatsapp dan SMS, belum memberikan penjelasan terkait kasus ini.(wol/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Baca Juga

WOL Photo

Mahruzar Tetap Syukuri Hasil Imbang

MEDAN, WOL – Lawatan PSMS Medan ke markas 757 Kepri Jaya FC di Stadion Citramas, ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.