Home / Fokus Redaksi / Ini Kronologi BNN Ungkap Uang Hasil Jual Narkoba Dari 3 Bandar
WOL Photo/Lihavez

Ini Kronologi BNN Ungkap Uang Hasil Jual Narkoba Dari 3 Bandar

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) hasil transaksi narkoba, Kamis (26/4).

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas menyita uang Rp5 miliar, 1 unit rumah mewah, 4 unit ruko, dan sejumlah mobil dari Perumahan Dena Residences Asri I, Jalan Abdul Sani Muthalib, Kecamatan Medan Marelan.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari, menyebutkan barang bukti TPPU tersebut diamakan dari tiga orang bandar narkoba yang saat ini tengah menjalani hukuman di Lapas Tanjung Gusta, Medan.

Dijelaskan pengungkapan dimulai dengan dilakukan penangkapan terhadap Sardian alias Dian Narko yang selama ini bersama jaringannya melakukan peredaran gelap narkotika di wilayah Kota Tebingtinggi. Dalam penangkapan berhasil ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 2,5 gram dalam kemasan 6 paket, dan handphone yang digunakan sebagai komunikasi.

Selanjutnya, berdasarkan hasil pengembangan dilakukan penangkapan terhadap Yopi Yolanda yang berperan sebagai pengantar narkotika. Tak sampai di situ, petugas juga mengamankan tersangka Memeng dan rekannya berjumlah tujuh orang

“Untuk tersangka Memeng merupakan napi dari Lapas Narkotika Kelas II Pematang Siantar di Raya, Kabupaten Simalungun,” jelasnya didampingi Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Marsauli Siregar.

Lanjut diutarakan Arman, dalam penangkapan ke delapan tersangka dilakukan pengembangan dengan membuka data komunikasi dan transaksi mutasi rekening bank, catatan transaksi narkotika, dan bukti petunjuk lain yang menyimpulkan dari hasil koordinasi berhasil menangkap tersangka Susianto alias BOYEK dari dalam kamarnya di Blok C No.20 Lapas Tanjung Gusta Medan, bersama dua tersangka lainnya bernama Yudi dan Nona.

“Saat dilakukan penggeledahan berhasil ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 25 gram, 3 butir ekstasi, timbangan digital, brankas, bilyet giro senilai 2 milliar, serta beberapa handphone yang digunakan untuk mengendalikan peredaran narkotika di dalam lapas,” pungkasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bisa Memabukkan, DPRD Desak Dinas Terkait Periksa Pembalut Wanita di Pasaran

MEDAN, Waspada.co.id – Anggota Komisi B DPRD Medan, Surianto SH, mendesak dinas terkait mengecek seluruh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: