Home / Medan / Ini Harapan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Koordinator Forum Honorer Kota Medan, Fahrul Lubis.

Ini Harapan Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

MEDAN, Waspada.co.id – Hari ini seluruh pahlwan tanpa tanda jasa merayakan dedikasinya. Banyak komunitas yang menaungi para guru baik berstatus PNS maupun guru honor, menyambut hari bersejarah itu dengan melakukan aksi di gedung DPRD Medan hingga aksi lainnya. Salah satunya puluhan guru honor yang tergabung dalam Forum Honorer Kota Medan.

Melalui Koordinator Forum Honor Kota Medan, Fahrul Lubis, mendesak DPRD Medan agar segera mendata seluruh guru yang mengacu pada PP nomor 19 tahun 2017 tentang Guru Pasal 23.

Berikut harapan para guru honor yang tertuang dalam sebuah pernyataan sikap dalam pertemuan yang di gelar di gedung DPRD Medan, Senin (26/11).

1. Mendukung sepenuhnya pemberian penghargaan Dwija Praha Nugraha kepada Bapak Wali Kota Medan dalam peringatan Hari Guru Nasional.

2. Forum Honorer Kota Medan memberikan aprisiasi sembari mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kota Medan terutama pada Komisi B atas alokasi anggaran pada APBD Kota Medan untuk peningkatan kesejahteraan guru honorer sebesar Rp15 miliar dan tetap berharap agar dapat terus ditambah anggarannya pada tahun yang akan datang, sampai seorang guru honorer dapat tunjangan sesuai dengan UMK Kota Medan demi peningkatan kesejahteraan guru dan peningkatan Mutu pendidikan Kota Medan.

3. Meminta agar proses pendataan dan pembagian tunjangan ini mengaju pada PP nomor 19 tahun 2017 tentang Guru Pasal 23 dan meminta agar DPRD Kota Medan melakukan pengawasan baik dalam pendataan maupun pembagiannya.

4. Mengusulkan agar tenaga kependidikan seperti tenaga tata usaha penjaga sekolah juga mendapat tunjangan yang dimaksud karena merupakan bahagian yang tak terpisahkan dalam keberhasilan pencapaian tujuan Pendidikan.

5. Meminta kepada DPRD Kota Medan agar mendesak Dinas Pendidikan memproses semua guru honorer dan Tenaga Kependidikan mendapat SK Walikota Medan. Tanpa memberatkan guru Honorer dalam mencari kesejahteraannya dan hanya mengaju pada PP nomor 19 tentang Guru pada pasal 1 ayat 9 (guru tetap adalah guru yang diangkat oleh pejabat Pembina Kepegawaian atau diangkat oleh Pimpinan Penyelengara Pendidikan yang diselengarakan oleh masyarakat berdasarkan perjanjian kerja dan telah bertugas untuk jangka waktu paling singkat 2 tahun secara terus menerus serta tercatat pada satuan administrasi pangkal di satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah atau masyarakat).

6. Berdasarkan poin kelima kami menolak fakta intergritas dari Dinas Pendidikan Kota Medan dan kami meminta dalam bentuk perjanjian kerja sebagaimana ketentuan PP nomor 19 pasal 1 ayat 9 point nomor 5 diatas yang berkeadilan dan bersejahtera serta meminta perjanjian kerja ini tetap diawasi oleh DPRD Kota Medan. (wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Jangga Siregar dan Lily MBA Dilantik Jadi Anggota DPRD Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Melalui rapat paripurna istimewa DPRD Medan, Jangga Siregar dan Lily resmi dilantik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: