Breaking News
Home / Medan / “Ini Cara Mengatasi Pasar Tumpah dan Solusinya”
WOL Photo/Lihavez

“Ini Cara Mengatasi Pasar Tumpah dan Solusinya”

MEDAN, Waspada.co.id – Pasar tumpah merupakan permasalahan yang kompleks karena ada dua kepentingan yang saling berhadapan.

Pada satu sisi adalah kepentingan pedagang mencari nafkah sedangkan di sisi lainnya adalah hak pemakai jalan dalam menggunakan arus lalu lintas serta keselamatan di jalan yang harus diatur dan dijaga.

Berdasarkan persektif pedagang tentu ingin dagangannya laku, namun tentu dalam pelaksanaannya tidak boleh melanggar aturan, mengganggu ketertiban dan kenyamanan umum.

Oleh karena itu ada aturan-aturan yang harus dipenuhi, salah satunya berdagang pada tempat yang disediakan. Bila tidak diatur atau ada pembiaran, maka akan banyak orang yang berdagang dari seluruh penjuru wilayah Kota Medan dan sekitarnya dapat berdagang sembarangan.

Sehingga akibatnya masyarakat pemakai jalan lainnya yang dirugikan bahkan apabila kewaspadaan tidak di jaga dapat terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban. Bahkan tumbuhnya pasar tumpah akan ada pungli dan praktik premanisme.

Permasalahan ini perlu diltemukan solusinya. Studi kasus pada pasar tumpah di Simpang Limun, ada pedagang yang berjualan di Jalan Sisingamangaraja harus dipindahkan. Pemindahan harus dilakukan dengan solusi yang tepat salah satunya dengan menempatkan pada tempat baru yang reperesentatif.

“Berbagai pihak harus bekerja sama untuk melakukan pemindahan ini. Polrestabes Medan, Pemko Medan, Sat Pol PP, dan Dinas Perhubungan bekerjasama dengan koperasi, pedagang dan pembeli harus bekerjasama agar pemindahan tersebut dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, didamping Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani SIK, Rabu (12/9).

Menurutnya, kerjasama ini ternyata menghasilkan pemindahan pasar yang solutif. Hal tersebut tampak dari banyaknya pedagang yang pindah ke pasar baru. Pedangan yang sebelumnya berjualan di sepanjang Jalan Sisingamangaraja sebanyak 190, kini 70 pedagang telah berjulan di pasar baru.

“Sebagai bentuk keseriusan Polrestabes Medan menyelenggarakan undian dengan hadiah yang menarik seperti sepeda motor, sepeda, TV dan alat rumah tangga lainnya,” ungkap Kapolrestabes, undian menjadi daya tarik sehingga pembeli semakin bertambah banyak dan penjual tertarik juga berjualan di tempat yang baru.

“Kalau tidak sekarang kita menata pasar tumpah ini kapan lagi harus dilakukan. Kota Medan akan semakin tertib, indah dan nyaman akan menarik mendorong kemajuan kota yang lebih baik. Kita jago, Medan kondusif,” pungkas Dadang. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

5 Penganiaya Suparno Hingga Tewas Positif Narkoba

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus penganiayaan hingga tewas terhadap Suparman alias Suparno (36) di Jalan Luku ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: