Home / Medan / Ini Alasan Pasutri Rekam Oknum Polisi Nyabu
WOL Photo

Ini Alasan Pasutri Rekam Oknum Polisi Nyabu

MEDAN, Waspada.co.id – Penyidik Sat Res Narkoba Polrestabes Medan masih memeriksa pasangan suami istri (pasutri) yang diduga menyebarkan rekaman video anggota Polsek Medan Area yang lagi mengonsumsi sabu.

Pasutri tersebut Arinda alias Burnong (40) dan Lusi Susanti (32) yang tinggal di Jalan Denai Gang Mesjid Kelurahan Tegal Sari 1, Kecamatan Medan Denai.

Sementara Burnong saat ditanya Wakasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Pardamean Hutahaean, mengaku jika dirinya yang merekam oknum polisi tersebut saat menggunakan sabu pakai kamera HP.

Burnong mengungkapkan dia merekam oknum polisi tersebut atas suruhan seseorang oknum polisi yang juga temannya.

“Kami disuruh merekamnya, kemudian video tersebut aku kirimkan ke oknum polisi yang menyuruh itu. Selanjutnya aku hapus video tersebut. Belakangan video itu viral di medsos, aku tak tau siapa yang menyebarkannya,” katanya, Kamis (6/9).

Dikatakan pria yang sebelumnya pernah dipenjara beberapa tahun yang lalu karena terlibat penganiayaan anggota Polri saat penggerebekan narkoba di Gang Langgar, Kecamatan Medan Area, mengaku dia selama ini sangat kesal dengan Aiptu PET yang selalu meminta uang dan minta sabu gratis untuk dipakai.

“Oknum polisi itu sudah sering datang ke rumah untuk meminta uang, juga menggunakan sabu gratis. Otomatis keuntunganku menjual narkoba menjadi berkurang,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya pasutri ini ditangkap karena menyebarkan rekaman video oknum polisi lagi nyabu. Dari keduanya polisi menyita sabu seberat 3 ons.(wol/lvz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolrestabes: Pengelola Tempat Hiburan Malam Harus Patuhi Aturan

MEDAN, Waspada.co.id – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, mengimbau pada pemilik lokasi hiburan malam, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: