Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Indeks Literasi Keuangan RI Hanya 21,48%
foto: istimewa

Indeks Literasi Keuangan RI Hanya 21,48%

MEDAN, WOL – Berdasarkan survei terakhir yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), indeks literasi keuangan Indonesia baru sebesar 21,48 persen, sedangkan Malaysia dan Singapura masing-masing bertengger pada angka 65 persen dan 98 persen.

Kepala OJK Regional 5 Sumbagut, Lukdir Gultom, mengatakan OJK telah melakukan survei tingkat literasi keuangan tersebut kepada 8.000 responden di 20 provinsi berbeda.

“Survei itu juga untuk mengetahui peluang dan hambatan lembaga jasa keuangan dalam mengembangkan produk dan layanan di Indonesia. Untuk mengetahui tingkat pemahaman dan keyakinan masyarakat,” tuturnya, Jumat (29/10).

Dimana survei itu menggambarkan bahwa masih sangat minim masyarakat yang memahami sektor jasa keuangan, yakni tidak sekedar mengetahui, tapi juga memiliki keyakinan terhadap lembaga jasa keuangan berserta produk dan layanan jasa keuangan yang ditawarkan.

“Dengan angka itu, berarti hanya ada 22 orang dari 100 orang di Indonesia yang memahami dan meyakini sepenuhnya manfaat lembaga jasa keuagan beserta produk dan layanan yang ditawarkan,” katanya.

“Berdasarkan fakta tersebut, katanya, maka peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu hal yang layak mendapatkan prioritas karena perekonomian suatu bangsa salah satunya ditunjukkan dengan indeks literasi keuangan,” pungkasnya.(wol/eko/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Gas PGN Jamin Efisiensi Hotel

MEDAN, Waspada.co.id – Persaingan industri perhotelan memaksa pengelola hotel berpikir keras mensiasati ongkos operasional. Mereka ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: