Home / Medan / Hari Ketiga, KPK Tanya Anggota DPRD Terima Uang atau Tidak
(WOL Photo/Ega Ibra)

Hari Ketiga, KPK Tanya Anggota DPRD Terima Uang atau Tidak

MEDAN, WOL – Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa 20 mantan DPRD Sumatera Utara periode 2009-2014, dua anggota DPRD Sumut periode 2014-2019, dan dua pimpinan Satuan Perangkat Kerja Daerah Provinsi Sumatera Utara di Mako Satuan Brimob Polda Sumut, Rabu (16/9).

Pemeriksaan 20 mantan wakil rakyat 2009-2014 itu diantaranya, Isma Fadli (Golkar), Richard Lingga (Golkar), Brilian Moktar (PDIP), Tagor Simangunsong (PDIP), Helmiyati (Golkar), Biller Pasaribu (Golkar), Janter Sirait (Golkar), Effendi Napitupulu (PDIP), Syafrida Fitri (Golkar), Alamsyah Hamdani (PDIP) dan Sudirman Halawa (Golkar).

Kemudian, pemeriksaan lanjutan pada siang hari Budiman Nadapdap (PDIP), Taufan Agung Ginting (PDIP), Parluhutan Siregar (PAN), Samsul Hilal (PDIP), Japorman Saragih (PDIP), Ahmad Hosen Hutagalung (PPP), Abul Hasan Maturidi (PPP), Toninies Sianturi (PDS), Binsar Situmorang (Kadistarukim Sumut), dan Sulaiman Hasibuan.

Selain itu, dalam pemeriksaan KPK tersebut turut memanggil mantan anggota DPRD Sumut dari Fraksi Golkar Evi Diana yang juga istri dari Plt Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi.

Mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, Richard Lingga kemudian memberikan jawaban wartawan seputar pemeriksaan dirinya oleh KPK. Politisi Golkar tersebut mengatakan bahwa pertanyaan yang dilayangkan kepada dirinya tentang seputar pengesahan APBD.

”Hampir sama dengan pertanyaan sebelumnya, ditanya seputar dengan pengesahan APBD dan interplasi. Apakah anggota ada menerima uang atau tidak,” kata Richard Lingga.

Namun dirinya tetap menegaskan tidak ada menerima uang. ”Itu tidak ada,” jawabnya singkat sambil meninggalkan lokasi pemeriksaan.

Sementara itu, mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, Japorman Saragih usai diperiksa KPK juga mengatakan kepada wartawan bahwa pertanyaan yang diajukan kepada dirinya hampir sama dengan pertanyaan sebelumnya yaitu tentang pengesahan APBD dan masalah interpelasi.

”Pertanyaan kepada saya apakah saya ada menerima duit atau tidak. Namun saya mengatakan bahwa yang namanya uang saya tidak pernah melihat waktu itu,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut itu.(wol/cza/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

700 Personel Disiapkan Amankan KNIA Jelang Natal dan Tahun Baru

BERINGIN, Waspada.co.id – Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, pihak Kualanamu International Airport (KNIA) melakukan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: